TERASJABAR.ID – Tidak seperti biasanya wilayah Kuningan Timur tiba-tiba dilanda hujan Es, terutama di kawasan Desa Cinagara, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Ciporang Kecamatan Maleber, Senin (09/03/2026) pukul 15.00-16.30 WIB.
Masih beruntung hujan Es tersebut tidak menimbulkan kerusakan bagi pemukiman warga Desa setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, STTP, saat dikonfirmasi menjelaskan, menurut teori BMKG, hujan es disebabkan oleh awan Cumulonimbus (Cb) yang menjulang tinggi, di mana butiran air naik, membeku, dan membesar karena arus udara kuat berulang kali.
Butiran es tersebut akhirnya jatuh ke permukaan sebelum mencair karena aliran udara turun (downdraft) yang kuat, disertai dengan hujan lebat, kilat, dan angin kencang. Fenomena ini umumnya terjadi pada periode transisi musim.
Proses Terjadinya Hujan Es Menurut BMKG
1. Pembentukan Awan Cumulonimbus (Cb): Suhu udara yang panas dan lembap naik dengan cepat, mendorong pembentukan awan Cumulonimbus yang menjulang tinggi.
2. Pembentukan Kristal Es: Di dalam awan Cb, udara dingin di ketinggian tinggi menyebabkan butiran air membeku dan membentuk kristal es.
3. Pertumbuhan Butiran Es: Arus udara naik yang kuat (updraft) terus menerus membawa butiran es ini naik-turun di dalam awan, membuatnya semakin membesar dan berat.
4. Jatuhnya Butiran Es: Ketika butiran es tersebut sudah cukup besar dan berat, aliran udara turun (downdraft) yang kuat akan membawanya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan es, tidak sempat mencair.
Ciri-ciri dan Waspada Hujan Es
– Tanda-tanda: Biasanya didahului oleh udara terasa panas dan gerah pada siang hari, lalu muncul awan putih bertumpuk-tumpuk yang berubah menjadi awan hitam, serta angin kencang mendadak.
– Kondisi: Hujan es terjadi dalam skala lokal, hanya berlangsung beberapa menit, dan biasanya disertai hujan lebat, kilat, serta angin kencang.
– Masa Kejadian: Fenomena ini sering terjadi pada masa transisi atau pancaroba musim, seperti dari kemarau ke hujan atau sebaliknya.
– Dampak: Hujan es dapat menyebabkan kerusakan seperti pohon tumbang, kerusakan bangunan, dan cedera jika butiran esnya cukup besar.
Apa yang Harus Dilakukan?
– Waspada: Selalu perbarui informasi cuaca dari BMKG mengenai potensi cuaca ekstrem seperti hujan es.
– Lindungi Diri: Jika terjadi hujan es, segera berlindung atau masukkan kendaraan ke dalam garasi atau rumah untuk menghindari kerusakan dan cedera.











