terasjabar.id
Senin, 5 Januari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 5 Januari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tata Niaga Gula Nasional

Eka Purwanto by Eka Purwanto
4 Okt 2025 19:02
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Tata Niaga Gula Nasional

Petani tebu merugi.

TERASJABAR.ID – Anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Hakim Bafagih, menyoroti persoalan tata niaga gula nasional yang dinilai merugikan petani tebu.

Ia menilai banyak hasil panen petani tidak terserap oleh pabrik gula karena adanya kebocoran distribusi gula rafinasi yang seharusnya hanya untuk industri, namun justru beredar di pasar konsumsi.

“Diduga terjadi perembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi. Padahal, produk itu hanya diperuntukkan bagi industri. Akibatnya, gula hasil produksi petani tidak terserap dengan baik,” ujar Abdul Hakim, seperti ditulis Parlementaria pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Menurutnya, meskipun Kementerian Perdagangan telah berupaya mengatasi masalah ini, perlu dilakukan evaluasi lebih dalam terhadap akar persoalan, termasuk peran BUMN seperti PTPN III dan PT Rajawali.

“Jika PTPN dan Rajawali mampu memaksimalkan kapasitas produksinya, otomatis serapan tebu petani meningkat dan persoalan ini bisa berkurang,” jelas politisi Fraksi PAN tersebut.

BACA JUGA: Partai Demokrat Fokus Atur Strategi Pemenangan Pemilu 2029

Abdul Hakim juga menekankan pentingnya transparansi dalam perhitungan rendemen (hasil gula dari tebu).

Dengan keterbukaan data ini, petani dapat mengetahui nilai riil hasil panennya serta merencanakan musim tanam berikutnya dengan lebih baik.

RELATED POSTS

DPR Dorong Kejelasan Status Kayu Gelondongan untuk Percepat Pemulihan Aceh

Satgas Dinilai Belum Cukup, DPR Minta Badan Khusus Tangani Bencana Sumatra

Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir

DPR Awasi Pemulihan Pascabencana, Anggaran 2026 Didesain Efisien dan Tepat Sasaran

Haji 2026 Diawasi Ketat DPR, Dua Syarikah Jadi Sorotan

Selain itu, ia mengusulkan penerapan skema supply chain financing untuk membantu petani yang kekurangan modal.

Melalui skema ini, kontrak atau Delivery Order (DO) dari pabrik gula bisa dijadikan jaminan bagi perbankan, sehingga petani dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau pembiayaan lainnya untuk menanam kembali.

Abdul Hakim juga menyinggung kebijakan impor gula. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gula konsumsi nasional mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 2,5 juta ton.

Kekurangan inilah yang kemudian dipenuhi melalui impor.

Namun, ia menegaskan bahwa impor sebaiknya bukan menjadi solusi utama.

“Jika aset PTPN dan Rajawali dioptimalkan, produksi bisa meningkat. Kemitraan dengan petani juga bisa diperluas sehingga kebutuhan nasional tercukupi, bahkan berpotensi ekspor,” katanya.

Selain peningkatan produksi, ia menilai penting untuk mengedukasi masyarakat agar mengurangi konsumsi gula berlebih.

ADVERTISEMENT

“Kita perlu dorong gaya hidup sehat. Jika konsumsi bisa ditekan, maka kebutuhan nasional pun bisa lebih realistis dan tidak selalu stagnan di angka 2,8 juta ton,” tambahnya.

Politisi Fraksi PKB ini juga mendorong pemerintah memperketat pengawasan tata niaga gula. Bila ditemukan kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi, perusahaan terkait harus dicatat dan dikenai sanksi. Data tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan saat mereka mengajukan izin impor berikutnya.

“Selama ini, Kementerian Perdagangan sering disalahkan padahal mereka hanya berperan di bagian hilir. Karena itu, koordinasi antar kementerian harus diperkuat agar persoalan gula tidak terus berulang,” pungkasnya.-***

Tags: DprPemerintahPengawasanTata Niaga Gula
ShareTweetSend

Related Posts

DPR Dorong Kejelasan Status Kayu Gelondongan untuk Percepat Pemulihan Aceh
News

DPR Dorong Kejelasan Status Kayu Gelondongan untuk Percepat Pemulihan Aceh

3 Jan 2026 17:23
BBM Langka, Listrik Padam! DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat
News

Satgas Dinilai Belum Cukup, DPR Minta Badan Khusus Tangani Bencana Sumatra

3 Jan 2026 17:13
Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir
News

Masalah BBM Pascabencana, DPR Ingatkan Negara Harus Hadir

1 Jan 2026 16:34
DPR Awasi Pemulihan Pascabencana, Anggaran 2026 Didesain Efisien dan Tepat Sasaran
News

DPR Awasi Pemulihan Pascabencana, Anggaran 2026 Didesain Efisien dan Tepat Sasaran

30 Des 2025 14:51
Haji 2026 Diawasi Ketat DPR, Dua Syarikah Jadi Sorotan
News

Haji 2026 Diawasi Ketat DPR, Dua Syarikah Jadi Sorotan

29 Des 2025 16:40
Harga Pangan Naik Saat Nataru, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Rakyat
News

Harga Pangan Naik Saat Nataru, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Rakyat

29 Des 2025 16:17
Next Post
2 Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Terseret Ombak Pantai Karangpapak Garut, 1 Selamat dan 1 Hilang

2 Wisatawan Asal Kabupaten Bandung Terseret Ombak Pantai Karangpapak Garut, 1 Selamat dan 1 Hilang

Motorola Edge 70 Siap Jadi Ponsel Tertipis di Dunia, Ketebalan Kurang dari 6 mm

Motorola Edge 70 Siap Jadi Ponsel Tertipis di Dunia, Ketebalan Kurang dari 6 mm

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

31 Des 2025 05:37
Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

Desa Pandawangi Akhirnya Resmi Jadi Desa Baru Pemekaran dari Desa Cinunuk

1 Jan 2026 12:12
Operasi 300 Menit: Bedah Teknis Penculikan Presiden Venezuela

Operasi 300 Menit: Bedah Teknis Penculikan Presiden Venezuela

5 Jan 2026 15:46
APAK Soroti Acara Anugerah Panca Waluya Disdik Jabar Kegiatan Hura-hura yang Berindikasi Penyelewengan

APAK Soroti Acara Anugerah Panca Waluya Disdik Jabar Kegiatan Hura-hura yang Berindikasi Penyelewengan

2 Jan 2026 17:22
Geger, Jasad Taufik Hidayat Ditemukan di Bantaran Sungai Citarik, Ini Kata Polisi

Geger, Jasad Taufik Hidayat Ditemukan di Bantaran Sungai Citarik, Ini Kata Polisi

0
Kota Bandung  Terancam Jadi Lautan Sampah

Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah

0
Aktivitas Galian C di Banyuresmi dan Tarogong Kaler Ditutup

Aktivitas Galian C di Banyuresmi dan Tarogong Kaler Ditutup

0
Mengenal Sugianto Nelayan asal Indramayu yang Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

Mengenal Sugianto Nelayan asal Indramayu yang Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

0
Geger, Jasad Taufik Hidayat Ditemukan di Bantaran Sungai Citarik, Ini Kata Polisi

Geger, Jasad Taufik Hidayat Ditemukan di Bantaran Sungai Citarik, Ini Kata Polisi

5 Jan 2026 21:15
Kota Bandung  Terancam Jadi Lautan Sampah

Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah

5 Jan 2026 21:03
Aktivitas Galian C di Banyuresmi dan Tarogong Kaler Ditutup

Aktivitas Galian C di Banyuresmi dan Tarogong Kaler Ditutup

5 Jan 2026 20:54
Mengenal Sugianto Nelayan asal Indramayu yang Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

Mengenal Sugianto Nelayan asal Indramayu yang Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

5 Jan 2026 20:06
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.