TERASJABAR.ID – Nama Dokter Richard Lee kini sedang menjadi sorotan, bukan karena skincarenya tetapi karena dirinya berpindah agama menjadi Islam atau disebut mualaf.
Richard lee mengucapkan kalimat syahadat di sebuah masjid di Palembang bersama Ustaz Derry Sulaiman. Awalnya, Richard meminta agar proses dirinya pindah agama itu dirahasiakan demi menghormati keluarga.
Pihak keluarga dari Dokter Richard memang disebut menentang dan menolaknya untuk berpindah keyakinan.
Tetapi, Richard Lee tetap teguh untuk menjadi mualaf dan akhirnya etelah diberi penjelasan pelan-pelan, pihak keluarga mulai bisa menerima dan merestui Richard masuk Islam.
Kemudian yang menariknya lagi, Richard Lee ternyata etap beda agama dengan sang istri, dr Reni Effendi. Wanita cantik itu justru kembali ke agama Budha setelah sebelumnya ikut menganut Katolik ketika menikah dengan Richard.
Terkait perbedaan agama dengan Reni, Richard tak mempermasalahkan hal itu. Ia dan Reni sudah sepakat saling memberikan kebebasan soal agama masing-masing.
- Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Pemerintah Perkuat Distribusi dan Rantai Pasok Komoditas
- Banjir Bandang Sitaro Sulawesi Utara, BNPB: 16 Orang Meninggal, 3 Hilang, Ratusan Warga Mengungsi
- Kemkomdigi Dalami Dugaan Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila
- Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Rabu 7 Januari 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil
- Dua Pakar Hukum Soroti Proyek PJU di Jabar yang Diduga di Mark Up, Minta Kejaksaan Segera Ungkap Pelakunya
Dokter Richard Lee juga dapat wejangan dari Ustaz Felix dan Ustaz Derry. Ia diingatkan jika ujian hidup akan bertambah justru ketika dirinya masuk Islam.
Ustaz Felix menjelaskan kalau semua itu ujian. Kaya itu ujian, miskin itu ujian. Problemnya bukan ujian tapi bagaimana cara jawabnya. Yang menentukan seseorang dapat nilai bagus, itu jawaban. Islam itu menyediakan jawaban, respon dari soal,” kata Ustaz Felix
Ustaz Derry lantas membahas soal seseorang yang dapat ujian bertubi-tubi. Ustaz Derry meyakinkan jika ujian hidup itu bentuk rasa sayang Tuhan pada umat manusia.
















