TERASJABAR.ID – Kabar mengejutkan datang dari Pasar Modal Indonesia, terkait Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Dirut BEI) Iman Rachman mengundurkan diri.
Hal itu disampaikan langsung Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI pada hari ini Jumat 30 Januari 2026.
“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia,” katanya.
Adapun soal proses administrasi, Iman menjelaskan bahwa akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.
“Nanti akan ada sementara (pelaksana tugas) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru,” ujar Iman yang menjabat Dirut BEI sejak RUPST 29 Juni 2022.
Dari informasi yang dihimpun, kondisi Pasar Modal Indonesia terkena koreksi mendalam setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.
Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.
Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI anjlok selama dua terakhir. Bahkan hingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt).











