TERASJABAR.ID – Mantan gelandang AC Milan, Massimo Ambrosini, menilai Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan pada Minggu nanti kemungkinan besar akan ditentukan oleh duel di lini tengah.
Ia juga menyebut Youssouf Fofana berpotensi menjadi pemain kejutan yang dapat memengaruhi hasil pertandingan.
Ambrosini menghabiskan hampir dua dekade bersama Milan dan mencatat 489 penampilan di berbagai kompetisi.
Selama kariernya, ia juga cukup sering merasakan panasnya derby melawan Inter dengan total 29 pertandingan, yang menghasilkan 11 kemenangan, enam hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Mantan pemain timnas Italia itu menyampaikan pandangannya dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport menjelang laga besar tersebut.
Ia menyebut dua derby paling berkesan baginya adalah pertemuan Milan dan Inter di UEFA Champions League pada 2003.
Menurutnya, setiap derby selalu menghadirkan atmosfer luar biasa, mulai dari sorakan dua tribun suporter hingga intensitas tinggi di lapangan.
Ambrosini juga menanggapi pernyataan Rafael Leão yang menyebut laga ini seperti hidup dan mati bagi Milan.
Ia setuju bahwa pertandingan tersebut sangat penting bagi Rossoneri yang sedang mengejar ketertinggalan di klasemen. Kemenangan bisa memangkas jarak menjadi tujuh poin dari Inter.
Meski begitu, Ambrosini mengakui mengejar selisih tersebut dengan sisa pertandingan yang terbatas bukan tugas mudah.
Ia mengingatkan bahwa dalam sepak bola segala kemungkinan masih bisa terjadi.
Menurutnya, laga ini kemungkinan akan berlangsung ketat dan tidak terlalu terbuka.
Duel sengit di lini tengah bisa menjadi kunci, dan ia melihat Fofana sebagai sosok yang berpotensi memberikan kejutan bagi Milan.-***











