TERASJABAR.ID – Pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, dikabarkan berada di ambang pemecatan setelah hubungannya dengan manajemen klub memburuk dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi ini mencuat usai Maresca absen dari konferensi pers pascalaga saat Chelsea ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth di Liga Premier, Selasa lalu.
Saat itu, klub menyebut ketidakhadirannya disebabkan alasan kesehatan.
Namun, laporan lanjutan mengungkapkan bahwa Maresca sebenarnya tengah mempertimbangkan masa depannya di Stamford Bridge, seiring meningkatnya ketegangan dengan jajaran petinggi klub.
Pelatih asal Italia tersebut sebelumnya juga sempat mengungkapkan kekecewaan terkait “kurangnya dukungan” setelah kemenangan atas Everton pada Desember lalu.
Menurut laporan The Guardian, hubungan Maresca dengan manajemen Chelsea kini disebut mengalami keretakan serius.
Bahkan, ada kemungkinan besar ia dicopot dari jabatannya pada awal tahun.
Disebutkan pula bahwa pembicaraan darurat akan segera digelar, dan Maresca diperkirakan tidak lagi memimpin tim saat menghadapi Manchester City akhir pekan ini.
Meski masih terikat kontrak jangka panjang, Maresca dikabarkan ingin meninggalkan klub, meskipun belum jelas apakah ia bersedia pergi tanpa kompensasi.
Dewan klub disebut kecewa dengan sejumlah pernyataan publik Maresca, serta beberapa keputusan teknis dan sikapnya di luar lapangan.
Hasil Chelsea yang hanya meraih dua kemenangan dari sembilan laga terakhir turut memperburuk situasi.
Meski sempat memberi waktu tambahan, manajemen telah menyiapkan rencana darurat jika perubahan tak kunjung terlihat.
Jika Maresca benar-benar hengkang, Chelsea siap menunjuk pelatih sementara sembari membidik sejumlah kandidat pengganti, termasuk Liam Rosenior, Oliver Glasner, hingga Xavi.-***

















