TERASJABAR.ID – Duka mendalam setelah tragedi pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang juru parkir minimarket di Cimaung pada Minggu malam, 16 Maret 2025.
Korban, RS (24), tewas di tangan sekelompok geng motor dalam aksi brutal yang terekam kamera dan viral di media sosial.
Di balik kejadian tragis ini, tersimpan cerita pilu sang kekasih, seorang wanita yang tak bisa membendung air mata saat mengenang rencana pernikahan mereka yang telah disusun rapi untuk digelar setelah Lebaran 2025. Impian indah yang kini hanya menjadi kenangan pahit.
RS, pemuda sederhana yang bekerja sebagai juru parkir di sebuah minimarket di Kecamatan Cimaung, dikenal sebagai sosok pekerja keras dan ramah oleh warga sekitar.
Di luar kesibukannya menjaga parkiran, ia menyimpan mimpi besar bersama kekasihnya, yang identitasnya masih dirahasiakan oleh keluarga.
Pasangan ini telah menjalin hubungan selama dua tahun dan berencana melangkah ke pelaminan usai Lebaran 2025, sebuah momen yang mereka pilih agar bisa merayakan hari bahagia bersama keluarga di tengah suasana penuh berkah.
- Mentan Kumpulkan 170 Bupati, Perkuat Irigasi dan Perkebunan Jaga Produksi Pangan Nasional
- Industri TPT Tetap Terkendali, Pemerintah Percepat Antisipasi Dinamika Global
- Percepat Target Net Zero Emission 2050, Kemenperin Perkuat Lima Pilar Reduksi Emisi Industri
- Ketua BAZNAS RI : Zakat Harus Jadi Instrumen Utama Kesejahteraan Umat
- Ketua Komisi V DPRD Jabar : Pembangunan 24 Sekolah Baru untuk Atasi Kesenjangan Pendidikan
“Rencananya abis Lebaran kita nikah. Dia bilang mau nabung dulu biar bisa kasih aku yang terbaik,” ujar sang kekasih dengan suara terisak saat ditemui di rumah duka pada Senin, 17 Maret 2025.
Wanita itu tampak tak kuasa menahan tangis, memeluk erat foto RS yang tersenyum cerah gambar yang kini menjadi penutup kisah cinta mereka.
Menurut tetangga, RS sering bercerita tentang keinginannya membahagiakan kekasihnya dengan pernikahan sederhana namun penuh makna, sebuah impian yang kini sirna dalam sekejap.















