TERASJABAR.ID – Duka mendalam setelah tragedi pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang juru parkir minimarket di Cimaung pada Minggu malam, 16 Maret 2025.
Korban, RS (24), tewas di tangan sekelompok geng motor dalam aksi brutal yang terekam kamera dan viral di media sosial.
Di balik kejadian tragis ini, tersimpan cerita pilu sang kekasih, seorang wanita yang tak bisa membendung air mata saat mengenang rencana pernikahan mereka yang telah disusun rapi untuk digelar setelah Lebaran 2025. Impian indah yang kini hanya menjadi kenangan pahit.
RS, pemuda sederhana yang bekerja sebagai juru parkir di sebuah minimarket di Kecamatan Cimaung, dikenal sebagai sosok pekerja keras dan ramah oleh warga sekitar.
Di luar kesibukannya menjaga parkiran, ia menyimpan mimpi besar bersama kekasihnya, yang identitasnya masih dirahasiakan oleh keluarga.
Pasangan ini telah menjalin hubungan selama dua tahun dan berencana melangkah ke pelaminan usai Lebaran 2025, sebuah momen yang mereka pilih agar bisa merayakan hari bahagia bersama keluarga di tengah suasana penuh berkah.
- Siap-siap! Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta
- Kenang Masa Lalu, Puluhan ASN 1995-2000 Menjadi Sebuah Pertemuan yang Mengharukan dan Bercanda
- Pemkot Bandung Beri Santunan Keluarga Korban Pohon Tumbang Rp 50 Juta
- “No Viral No Justice”, Rumah Saparudin yang Nyaris Ambruk Direhab Aparat Berbagai Instansi
- Makanan Basa, Solusi Alami Atasi Asam Lambung
“Rencananya abis Lebaran kita nikah. Dia bilang mau nabung dulu biar bisa kasih aku yang terbaik,” ujar sang kekasih dengan suara terisak saat ditemui di rumah duka pada Senin, 17 Maret 2025.
Wanita itu tampak tak kuasa menahan tangis, memeluk erat foto RS yang tersenyum cerah gambar yang kini menjadi penutup kisah cinta mereka.
Menurut tetangga, RS sering bercerita tentang keinginannya membahagiakan kekasihnya dengan pernikahan sederhana namun penuh makna, sebuah impian yang kini sirna dalam sekejap.















