terasjabar.id
Kamis, 26 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 26 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Calon Praja IPDN Jatinangor Meninggal, Ini Penjelasan Plt Wakil Rektor

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
10 Okt 2025 18:37
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Calon Praja IPDN Jatinangor Meninggal, Ini Penjelasan Plt Wakil Rektor

TERASJABAR.ID – Seorang calon praja (capra) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang dikabarkan meninggal dunia. Bahkan kabar kematiannya sempat viral di medsos.

Capra tersebut, Maulana Izzat Nurhadi, angkatan XXXVI asal Ternate, Maluku Utara. Maulana Izzat meninggal saat mengikuti tahap pendidikan dasar (diksar) oleh tim pendidikan dan pelatihan (Diksan).

Meninggalnya Maulana Izzat yang viral di medsos disebut diduga korban kekerasan seniornya. Selain heboh, juga duka bagi IPDN Jatinangor. Maulana Izzat meninggal dunia pada Kamis  (9/10/2025) malam.

Peristiwa ini pun langsung memicu beragam reaksi dari masyarakat dan warganet. Umumnya mempertanyakan viralnya berita tersebut.

Menanggapi kabar  tersebut, Plt. Wakil Rektor Bidang Hukum, Kerja Sama, dan Kepegawaian IPDN, Prof. Dr. Arief M. Edie, M.Si., menegaskan bahwa tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian tersebut.

“Isu di media sosial sering kali membuat masyarakat panik. Saya tegaskan, di IPDN sudah zero kekerasan. Capra yang meninggal belum berhubungan dengan senior karena masih ditangani oleh tim Diksan,” ujarnya saat memberikan keterangan resmi di Ruang Ondrowino, Kampus IPDN Jatinangor, Jumat (10/10/2025).

Arief pun menjelaskan bahwa Maulana Izzat masih berstatus calon praja dan belum resmi menjadi praja IPDN. Ia masih mengikuti tahap pendidikan dasar yang dipimpin langsung oleh tim pendidikan dan pelatihan (Diksan).

“Calon praja ini belum masuk dalam sistem pendidikan penuh IPDN. Jadi kegiatan mereka belum melibatkan struktur kampus,” katanya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ada luka sedikit pun. Almarhum meninggal karena henti jantung, bukan karena kekerasan,” ungkap Arief.

Selain memberikan klarifikasi, IPDN juga segera memproses pemulangan jenazah Maulana Izzat ke Ternate, Maluku Utara.

“Kami bergerak cepat. Tim IPDN bersama aparat terkait sedang menyelesaikan administrasi pemulangan jenazah. Kami ingin prosesnya berjalan lancar dan penuh penghormatan,” jelasnya.

Arief menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. “Kami turut berduka cita. Ini kehilangan bagi seluruh keluarga besar IPDN,” ucapnya.

Kabar meninggalnya calon praja itu sempat menjadi sorotan publik setelah sejumlah unggahan viral di media sosial menuding adanya kekerasan fisik selama pelatihan. Namun, IPDN langsung meluruskan kabar tersebut dengan data dan penjelasan medis.

“Kami memahami bahwa di era digital, informasi bisa cepat beredar tanpa verifikasi. Karena itu, kami meminta masyarakat untuk bijak dan menunggu informasi resmi,” ujar Arief.

RELATED POSTS

Motor Tabrak Truk di Jatinangor, David King Pengasuh Praja IPDN Tewas

Arief juga menegaskan bahwa IPDN berkomitmen menjaga lingkungan pendidikan yang aman, disiplin, dan humanis. Kampus terus memperkuat sistem pengawasan agar setiap kegiatan pendidikan berlangsung sesuai nilai integritas dan profesionalisme.

“Kami sudah lama melakukan reformasi di IPDN. Semua kegiatan pendidikan kami awasi secara ketat,” tegasnya lagi.

ADVERTISEMENT

Selain itu, IPDN juga membentuk tim klarifikasi untuk memastikan seluruh prosedur dijalankan dengan benar. Prof. Arief menyatakan, jika ditemukan kelalaian, kampus akan mengambil tindakan sesuai aturan.

“Kami tidak akan menutupi apa pun. Kami buka semuanya secara transparan untuk menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Melalui penegasan ini, IPDN berharap masyarakat dapat memahami
situasi secara objektif. Kampus memastikan seluruh proses pendidikan calon praja tetap aman, beretika, dan berkeadilan.

“Kami ingin publik percaya bahwa IPDN terus berbenah dan berkomitmen membentuk aparatur negara yang tangguh dan berintegritas,” tutup Arief.***

Tags: Calon PrajaIPDN
ShareTweetSend

Related Posts

Motor Tabrak Truk di Jatinangor, David King Pengasuh Praja IPDN Tewas
News

Motor Tabrak Truk di Jatinangor, David King Pengasuh Praja IPDN Tewas

22 Mei 2025 11:19
Next Post
Tim Ekspedisi Rinjani SOKSI Jabar Dilepas Secara Resmi, Yod : Kibarkan Panji SOKSI di Atap Negeri

Tim Ekspedisi Rinjani SOKSI Jabar Dilepas Secara Resmi, Yod : Kibarkan Panji SOKSI di Atap Negeri

Sadis, Dina Kasir Alfamart di Rest Area Tol Cipularang Dibunuh Atasannya, Jasad Korban Dibuang ke Citarum

Sadis, Dina Kasir Alfamart di Rest Area Tol Cipularang Dibunuh Atasannya, Jasad Korban Dibuang ke Citarum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

Besar-Besaran! Mie Gacoan Jawa Barat Adakan Loker untuk Tamatan SMA dan SMK

21 Feb 2026 15:54
TAMATAN SMA SMK BISA IKUT! Indofood Group Bandung Buka Loker Staff Gudang

TAMATAN SMA SMK BISA IKUT! Indofood Group Bandung Buka Loker Staff Gudang

20 Feb 2026 16:00
FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

FRESH GRADUATE MERAPAT! Indomaret Bandung Buka Loker Gede-Gedean Buat Lulusan SMA SMK

18 Feb 2026 16:00
2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

2 POSISI! Yomart Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

19 Feb 2026 15:30
Kapolda Jabar: Pelihara dan Rawat 40 Rumah Asrama Dengan Baik

Kapolda Jabar: Pelihara dan Rawat 40 Rumah Asrama Dengan Baik

0
Sejumlah SPPG Sajikan Menu MBG Tidak Layak Di Kuningan

Sejumlah SPPG Sajikan Menu MBG Tidak Layak Di Kuningan

0
Ketua Kadin Pusat Anindya Bakrie Tidak Hadir, Sidang Gugatan Kadin Daerah Ditunda Lagi

Ketua Kadin Pusat Anindya Bakrie Tidak Hadir, Sidang Gugatan Kadin Daerah Ditunda Lagi

0
Pemkot Bandung Kaji Peluang Jadi Wakif, Farhan: Harus Punya Dasar Hukum Kuat

Pemkot Bandung Kaji Peluang Jadi Wakif, Farhan: Harus Punya Dasar Hukum Kuat

0
Kapolda Jabar: Pelihara dan Rawat 40 Rumah Asrama Dengan Baik

Kapolda Jabar: Pelihara dan Rawat 40 Rumah Asrama Dengan Baik

26 Feb 2026 21:59
Sejumlah SPPG Sajikan Menu MBG Tidak Layak Di Kuningan

Sejumlah SPPG Sajikan Menu MBG Tidak Layak Di Kuningan

26 Feb 2026 21:51
Ketua Kadin Pusat Anindya Bakrie Tidak Hadir, Sidang Gugatan Kadin Daerah Ditunda Lagi

Ketua Kadin Pusat Anindya Bakrie Tidak Hadir, Sidang Gugatan Kadin Daerah Ditunda Lagi

26 Feb 2026 21:44
Pemkot Bandung Kaji Peluang Jadi Wakif, Farhan: Harus Punya Dasar Hukum Kuat

Pemkot Bandung Kaji Peluang Jadi Wakif, Farhan: Harus Punya Dasar Hukum Kuat

26 Feb 2026 21:39
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.