TERASJABAR.ID – Menyiapkan bekal sekolah anak merupakan cara efektif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus menjaga kesehatan Si Kecil.
Dengan bekal buatan sendiri, orang tua bisa memastikan anak tidak mengonsumsi jajanan atau makanan yang kurang sehat atau mengandung zat berbahaya, seperti boraks dan pewarna tekstil.
Bekal yang baik harus tetap mencakup karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral agar tumbuh kembang anak optimal.
Beberapa tips membuat bekal sekolah anak antara lain: pilih buah dan sayuran segar sebagai sumber vitamin dan serat, hindari jus kemasan atau sayuran kaleng yang tinggi sodium.
Pastikan anak mendapat lemak sehat untuk energi dan konsentrasi, misalnya dari mentega, minyak, keju, kacang-kacangan, daging, atau ikan seperti salmon, dengan batas maksimal 67 gram per hari.
Lengkapi nutrisi dengan biji-bijian utuh, seperti oatmeal, beras merah, roti gandum, atau quinoa.
Perhatikan juga minuman sehat; air putih dan susu 2–3 gelas per hari lebih dianjurkan, atau jus buah murni buatan sendiri bila anak tidak mau minum susu.
Bekal seimbang sebaiknya terdiri dari biji-bijian, sayuran, buah, sumber protein, dan susu atau produk olahannya.
Agar lebih praktis, orang tua bisa menyiapkan menu atau bahan bekal di akhir pekan.
Salah satu contoh menu sederhana adalah telur dadar sayur dengan wortel, bayam, tomat, jamur, dan bumbu secukupnya, yang ditumis dan dicampur sebelum dimasak.
Libatkan anak dalam menentukan menu agar bekal lebih menarik dan sesuai selera, serta variasi rasa dan bentuk makanan tetap dijaga agar anak tidak bosan.-***















