TERASJABAR.ID – Pelatih TImnas Indonesia U20, Indra Sjafri dipecat oleh PSSI imbas gagal total di Piala Asia U20 dan gagal bawa Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia U20. Indonesia tersingkir di babak fase grup usai menelan 2 kali kekalahan.
Kabar mengejutkan ini diutarakan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta Minggu 23 Februari 2025.
Erick Thohir mengatakan Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas coach Indra Sjafri sebagai pelatih kepala timnas U-20
Erick mengucapkan terima kasih kepada Indra Sjafri atas jasa dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama menangani Garuda Muda.
Dia menyatakan, PSSI akan segera mencari pengganti Indra Sjafri agar program pembinaan prestasi para pesepak bola muda yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir ini tetap berkelanjutan.
Keputusan ini disebut diambil secara profesional. Artinya, coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut.
- Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Rabu 25 Februari 2026: Ada Galeri 24 dan UBS, Berikut Daftarnya
- Kang DS: IPM Kabupaten Bandung 2025 Naik Jadi 75,58 Poin
- 1Th BandungUtama: Administrasi dan Pemakaman Gratis Tanpa Pungli, Hingga Tiga Hari Selesai
- Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., MT: “Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Masuk Tahap Konsultasi dan Evaluasi”
- Polres Cimahi Berhasil Gagalkan Peredaran 100 Kg Ganja Antar-Provinsi
PSSI belum menentukan siapa pengganti dari Indra Sjafri, tetapi dikatakan akan segera melakukan pencarian pelatih baru, agar program pembinaan prestasi para pesepak bola muda yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir ini tetap berkelanjutan.
Prestasi terbaru yang diraih oleh Indra Sjafri adalah juara AFF U19 2024 dan lolos Piala Asia U20 2025.
Coach Indra Sjafri juga dikenal karena sering membawa Indonesia juara Piala AFF di kelompok umur dan Indra Sjafri pelatih tersukses Indonesia di bidang tersebut.
PSSI juga mengatakan kalau secara pribadi dan organisasi, hubungan kami tetap baik. Coach Indra masih dan akan tetap menjadi bagian dari sepak bola Indonesia.
















