“Coba jaman dulu mana ada yang berani melawan guru. Dan para orang tua sangat memaklumi terhadap tugas guru,” ujar tokoh masyarakat, Farihin Ma’shum.
Sementara tokoh masyarakat lainnya yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, merindukan kembali suasana Guru nyaah ka murid, murid dan orangtua hormat ka guru.
” Ke depan pemerintah harus sungguh sungguh memberikan ruang kepada guru guru untuk bekerja tanpa di bayangi rasa takut. Apa yang disampaikan oleh Presiden di hari guru Nasional, sangat baik,” ujar mantan Asda Propinsi Jawa Barat, seraya menambahkan, tinggal bagaimana pemerintah dari hukum ke hilir menyikapinya.
Siapapun setuju , orang yang berusia di atas 60 tahun pernah mengalami indah dan puasnya ketika naik kelas dan lulus ujian.
Suasana deg degan dag dig dug , benar benar terasa saat menanti buku rapor apalagi lulus lulusan. Tidak seperti sekarang, para siswa sudah merasa bakal naik kelas bahkan merasa akan lulus. Akibatnya, mereka tidak punya kebanggaan.
Celakanya, budi pekerti pun nyaris tak punya.
Semoga para pemimpin menyadari, bahwa hanya dengan pendidikan yang berkualitas dalam arti yang sangat luas, negara bisa maju pesat.
Untuk menuju ke arah itu, Presiden Prabowo mendasarinya dulu dengan program MBG ( Makanan Bergizi Gratis) . Meskipun fakta di lapangan program MBG ini belum sepenuhnya berjalan sesuai aturan. Masih banyak SPPG yang nakal.
Selanjutnya Prabowon juga mendirikan sekolah sekolah Rakyat di sejumlah daerah. Namun program sekolah Rakyat ini juga masih perlu disosialisasikan ke masyarakat . Tidak sedikit masyarakat buang gagap dengan hadirnya sekolah Rakyat..
Dengan gerakan serentak terhadap penghapusan berbagai pungutan di sekolah sekolah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di satu sisi sudah sangat meringankan beban orang tua dalam biaya pendidikan. Tapi apalah artinya kalau pendidikan budi pekerti, pendidikan disiplin tidak di topang oleh kesadaran orang tua, untuk tidak main lapor apabila guru menemukan tindakan indisipliner dari oknum siswanya.
Selamat Hari Guru Nasional dan Biarkan guru mengalir sampai Jauh. ***















