TERASJABAR.ID – Hingga saat ini, peristiwa tragis yang dialami Zain Ahmad Abdul (13) yang ditemukan tewas mengenaskan di eks tempat wisata Wonderland Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat (KBB) masih penuh tanda tanya.
Betapa tidak, berdasarkan pengakuan YA ke polisi, ia nekad membunuh hanya karena alasan Zain memutuskan hubungan pertemanan? Ramai di medsos, bahwa ini bukan soal pertemanan biasa, melainkan YA punya kelainan sebagai kaum pelangi alias penyuka sesama jenis. Ia membunuh Zain karena yang bersangkutan dipindahkan keluarganya dari Garut ke Bandung.
Benarkan jika Zain yang piatu ini dibunuh oleh YA cuma gara-gara diputus pertemanan oleh Zain? Hingga kini Polres Cimahi masih mendalami motif yang melatarbelakangi kasus pembunuhan sadis tersebut.
Pengakuan YA
Berdasarkan penyelidikan Polres Cimahi, Zain dibunuh pada Senin (9/2/2026). Ia tewas dengan luka di kepala akibat hantaman benda tumpul dan delapan luka tusuk di bagian perut. Motifnya, YA sebagai pelaku utama (eksekutor) mengaku sakit hati karena korban memutuskan hubungan pertemanan mereka. Tersangka kemudian dari Garut datang ke Bandung dengan tujuan akan menghabisi nyawa Zain.
“Ya benar, saat YA diperiksa, ia mengaku hubungan pertemanan dengan korban itu berlebih,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, Senin (16/2/2026). Keterangan tersebut, kata Niko, kemungkinan menjadi alasan pihak keluarga korban memindahkan lokasi sekolah korban dari Garut ke Bandung beberapa tahun lalu.
“Korban yang sadar dengan hal berlebih dari pelaku itu, menjadi trigger juga dia menjauhi pelaku. Puncaknya, korban akhirnya menghentikan pertemanan dan pelaku pun emosinya memuncak dan sakit hati,” ungkapnya.
Kapolres menjelaskan, polisi akan memeriksa psikologis tersangka untuk mendalami pengakuan tersangka YA terkait adanya hubungan pertemanan yang lebih dengan korban. “Itu hanya pengakuan pelaku dan kita akan libatkan pihak psikologis untuk mendalaminya lebih jauh,” ujar Niko.*











