TERASJABAR.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah memberikan layanan bantuan kesehatan bagi lebih dari 4.000 penyintas bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak November 2025 hingga awal Januari 2026, dan masih terus bertambah.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, layanan kesehatan merupakan bagian penting dari respons darurat BAZNAS untuk melindungi kelompok rentan pascabencana, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat di lokasi pengungsian.
“BAZNAS berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Penanganan kesehatan menjadi prioritas karena sangat menentukan proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan resmi Baznas.
Ia menjelaskan, di Provinsi Aceh, BAZNAS memberikan layanan kesehatan kepada 462 penerima manfaat melalui pemeriksaan medis, pemberian obat-obatan, serta dukungan kesehatan di sejumlah kabupaten terdampak banjir.
Sementara itu, di Provinsi Sumatra Utara, layanan kesehatan menjangkau 1.841 penerima manfaat yang tersebar di wilayah pengungsian dan permukiman warga terdampak.
Adapun di Provinsi Sumatra Barat, BAZNAS menyalurkan layanan kesehatan kepada lebih dari 1.736 penerima manfaat, meliputi pemeriksaan kesehatan, layanan pengobatan, serta pendistribusian obat-obatan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Semoga ikhtiar yang kita lakukan bersama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempercepat proses pemulihan kesehatan para penyintas, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” kata Kiai Noor.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, layanan kesehatan ini dilaksanakan oleh tim medis Rumah Sehat BAZNAS yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, dan bidan, serta didukung oleh jejaring BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota.
















