TERASJABAR.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik Lebaran perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, baik oleh pengguna kendaraan pribadi maupun masyarakat yang menggunakan angkutan umum.
Dilansir laman Kemenhub, Dudy mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari kampung halaman untuk menyiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Menhub.
Tingginya mobilitas masyarakat pada arus balik mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini tercermin dari data Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 pada H+2 (23 Maret 2026).
Jumlah pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum tercatat mencapai 1.448.306 orang, atau naik 12,37 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 1.288.869 orang.
Dari jumlah itu, moda perkeretaapian mencatat total 505.297 penumpang, terdiri atas 267.432 penumpang antar kota dan 237.865 penumpang perkotaan regional, atau naik 6,07 persen dibandingkan tahun lalu.
Moda udara mencatat total 277.937 penumpang, yang terdiri atas 224.893 penumpang domestik dan 53.044 penumpang internasional, atau naik 17,93 persen.
Selanjutnya, moda laut tercatat sebanyak 106.920 penumpang, turun 2,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


















