TERASJABAR. ID -Bukan hanya DPRD Jabar yang menyoroti kegiatan Anugerah Gapura Panca waluya 2025, tetapi Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Jabar angkat bicara.
Lebih lantang, Ketua APAK Jabar Yadi Suryadi menilai kegiatan Dinas Pendidikan Jabar yang menghabiskan dana Rp30 miliar tersebut tak lebih dari proyek hura hura di tengah keprihatinan rakyat Indonesia khususnya Jabar.
Kegiatan tersebut, lanjut Yadi, menyakitkan para guru honorer yang jumlahnya puluhan ribu orang. “Mereka hanya mendapat honor ala kadarnya. Coba kalau dibagikan untuk para guru honorer pasti lebih bermanfaat, ” tegas Yadi.
Dana sebesar itu juga bisa dipergunakan untuk menutupi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. “Bisa untuk membangun sekolah baru dan banyak bangunan sekolah yang perlu perbaikan, ” tambahnya.
Yadi berharap kejaksaan atau KPK turun tangan melakukan pemeriksaan karena Yadi menduga ada indikasi penyelewengan.
















