TERASJABAR.ID – Polres Garut mengerahkan 571 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persijap yang digelar di kawasan SOR Adiwijaya, Sabtu (23/5/2026). Pengerahan besar-besaran ini dilakukan guna mengantisipasi potensi bentrokan antar suporter dan gangguan keamanan lainnya selama kegiatan berlangsung.
Apel persiapan pengamanan dipimpin langsung oleh Wakapolres Garut, Deny Rahmanto, dan diikuti personel dari Polres Garut, Polsek jajaran, Brimob, serta unsur instansi terkait. Rinciannya, Polres Garut dan Polsek jajaran mengerahkan 358 personel, Brimob 50 personel, dan instansi terkait lainnya sebanyak 163 personel.
Dalam arahannya, Deny Rahmanto menekankan pentingnya pendekatan humanis dan profesional dalam menjalankan tugas. Ia meminta seluruh personel mengedepankan langkah preventif agar masyarakat yang hadir dapat menikmati nobar dengan rasa aman dan nyaman.
“Kita amankan di sejumlah titik ploting jalur konvoi dan lokasi strategis di sekitar area nobar SOR Adiwijaya. Mulai dari jalur masuk, persimpangan jalan, hingga titik-titik keramaian yang diperkirakan menjadi pusat berkumpulnya para suporter,” ujar Deny usai memimpin apel.
Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Personel disebar di ring satu, ring dua, dan ring tiga untuk mengontrol massa. Selain pengamanan fisik, petugas lalu lintas juga diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan guna mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi.
Deny menambahkan, potensi gesekan antar kelompok suporter menjadi perhatian utama. Karena itu, koordinasi dengan koordinator suporter terus dilakukan sebelum dan selama kegiatan. Petugas juga mengawasi ketat barang bawaan yang masuk ke area nobar untuk mencegah masuknya benda-benda yang dapat memicu kericuhan.
Selain itu, tim intelijen dikerahkan untuk memantau perkembangan situasi di media sosial. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi dini potensi provokasi atau ajakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Polres Garut juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan suporter yang hadir agar menjaga kondusivitas, menjunjung tinggi sportivitas, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengajak seluruh Bobotoh dan pendukung Persijap untuk sama-sama menciptakan suasana nobar yang aman, tertib, dan nyaman. Dukung tim kesayangan dengan cara positif, hindari provokasi, dan patuhi arahan petugas di lapangan,” tegas Deny.
Kegiatan nobar di SOR Adiwijaya memang kerap menarik ribuan suporter. Dengan jumlah personel yang dikerahkan kali ini, Polres Garut berharap potensi bentrokan dapat dicegah sejak dini. Masyarakat pun diimbau segera melapor kepada petugas jika melihat aktivitas mencurigakan selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan akan terus ditingkatkan hingga kegiatan nobar selesai dan massa membubarkan diri secara tertib.(*)


















