Pemerintah kini memfokuskan langkah pada peningkatan produksi komoditas yang belum swasembada, seperti kedelai, bawang putih, dan daging sapi.
Meski demikian, Kepala Bapanas Amran mengajak masyarakat untuk bersyukur karena sebagian besar pangan pokok strategis tetap dalam kondisi surplus menjelang Ramadan.
“Tinggal yang kita kejar berikutnya lagi, yaitu kedelai, bawang putih, ini yang kita kejar ke depan termasuk sapi, peternakan sapi. Jadi Alhamdulillah menghadapi bulan suci Ramadan, angka-angka ini masih surplus. Termasuk yang impor, stoknya banyak,” ucap Amran.
Dengan kondisi tersebut, gejolak geopolitik global dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan pangan pokok strategis nasional.
Indonesia terus memperkuat kemandirian dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto, mengingat sektor pangan menyangkut hajat hidup orang banyak dan tidak boleh terganggu dalam kondisi apa pun.***
















