TERASJABAR.ID – Ledakan petasan di Malang Jawa Timur kembali memakan korban pada Kamis 3 April 2025.
Dua warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mengalami luka bakar serius setelah petasan yang mereka rakit meledak saat proses pembuatan.
Korban, seorang pemuda berusia 19 tahun berinisial A dan seorang anak berusia 12 tahun berinisial S, langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu, untuk mendapatkan perawatan medis.
Ledakan terjadi di rumah A yang berlokasi di Dusun Jurangrejo, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat insiden tersebut, kedua korban mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh.
A mengalami luka di wajah, kedua tangan, serta kaki. S mengalami luka serupa, dengan tambahan di selangkangan dan pundak.
Petugas medis melakukan tindakan operasi untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Setelah operasi pembersihan luka, kondisi korban berangsur membaik.
Namun, keduanya masih dalam pemantauan ketat untuk memastikan pemulihan yang optimal sebelum diperbolehkan pulang.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa kedua korban belajar merakit petasan secara otodidak dengan menonton video di YouTube. Bahan baku mereka dapatkan dari beberapa toko di wilayah Malang Raya.
Diduga, ledakan terjadi saat korban sedang memadatkan serbuk bahan petasan menggunakan alat seperti obeng dan palu. Selain menyebabkan cedera, ledakan juga merusak rumah korban.