TERASJABAR.ID – Shin splint adalah nyeri yang muncul di sepanjang tulang kering (tibia), biasanya akibat tekanan berulang pada otot, tendon, dan jaringan di sekitar tulang.
Cedera ini sering dialami oleh pelari, pemain badminton, pemain sepak bola, maupun orang yang baru memulai olahraga dengan intensitas tinggi.
Meski tidak selalu serius, shin splint dapat mengganggu aktivitas dan performa olahraga jika tidak dicegah dengan baik.
Kabar baiknya, risiko cedera ini dapat dikurangi dengan beberapa kebiasaan sederhana.
Berikut merupakan beberapa cara mencegah shin splint yang bisa Anda terapkan.
Baca Juga: Buat Lulusan SMA SMK! Kedai Waka Waka Bandung Gelar Loker Waiter
Tingkatkan Intensitas Latihan Secara Bertahap
Langkah paling penting untuk mencegah shin splint adalah menghindari lonjakan mendadak dalam intensitas latihan.
Meningkatkan jarak lari, durasi, atau beban latihan dengan cepat bisa menimbulkan tekanan berlebihan pada tulang kering.
Gunakan Sepatu Olahraga yang Tepat
Pilihan sepatu olahraga berpengaruh besar terhadap kesehatan kaki.
Sepatu yang sudah berumur atau yang tidak cocok dengan bentuk kaki bisa menyebabkan tekanan berlebih pada tulang kering dan memicu terjadinya shin splint.
Lakukan Pemanasan dan Peregangan
Sebelum berolahraga, sebaiknya sisihkan waktu untuk pemanasan selama 5–10 menit.
Pemanasan berfungsi meningkatkan aliran darah ke otot dan mempersiapkan tubuh untuk aktivitas fisik.***
















