TERASJABAR.ID – Kegiatan Reses III DPRD Jawa Barat oleh anggota Komisi IV Drs. H. Yod Mintaraga, MPA, ditandai dengan agenda berbagai pertemuan penting dengan konstituen maupun warga pada umumnya. Ia terjun langsung ke tengah warga Desa Banjarsari, Kec. Sukaresik, Kab. Tasikmalaya, yang selama ini jadi binaannya, pada Rabu (10/6/2026).
Yod mengutip pernyataan BMKG yang memperkirakan akan terjadi kemarau panjang di banyak wilayah di Indonesia, termasuk di Tasikmalaya. “Prakiraan cuaca BKMG menyebutkan kemarau akan lebih panjang hingga Oktober dengan puncak akan terjadi pada Agustus dan September. Sekarang di bulan Juni saja panasnya sudah begitu terasa. Walau saat ini belum ada krisis air bersih, tapi jika musim panas lebih panjang, tentu dikhawatirkan hal itu akan terjadi,” katanya.
Oleh sebab itu, ia secara spesifik menekankan pentingnya sinergi lingkungan yang lestari. “Persoalan ini adalah tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan tindakan kolektif agar wilayah Tasikmalaya lebih tangguh menghadapi ancaman kekeringan akibat kemarau panjang,” kata Yod yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Barat ini.
“Hindari penggunaan air yang berlebihan, perbanyaklah menanam pohon di halaman rumah kita, lalu jika sesekali ada hujan, siapkan tempat untuk menadahnya,” tutur Yod.
Pada saat bersamaan, Yod juga menyosialisasikan pentingnya Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH). Karena dari payung hukum inilah kelestarian alam di Jawa Barat bisa terjaga.*


















