TERASJABAR.ID – Kepanikan pecah di Rancabango RT 01 RW 15, Kel. Panglayungan, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026), sekitar pukul 12.15 WIB. Kepulan asap hitam tebal tiba membumbung tinggi dari salah satu rumah warga, tepat saat kaum pria sedang menunaikan salat Jumat di masjid setempat. Kondisi ini membuat suasana semakin mencekam karena banyak rumah hanya dihuni ibu dan anak yang tidak dapat berbuat banyak.
Sumber api dengan cepat diketahui berasal dari bagian atap rumah berbahan kayu milik Tati (72). Material kayu kering yang sudah termakan usia membuat si jago merah menjalar dengan kecepatan luar biasa. Dalam hitungan menit kobaran api membesar dan mengancam merambat ke bangunan sekitar.
Warga yang melihat kejadian itu berhamburan keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan. Sebagian warga berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya mulai dari ember berisi air hingga selang seadanya yang disambungkan ke keran rumah. Namun usaha awal warga tidak mampu membendung laju api yang terus membesar.
“Apinya dari atas di pojok atap. Tiba tiba sudah besar. Saya kaget karena rumah lagi kosong orang salat Jumat,” ujar Tati dengan suara bergetar saat ditemui di lokasi kejadian.
Tidak berselang lama satu unit mobil pemadam kebakaran Kota Tasikmalaya tiba di lokasi. Petugas langsung bergerak cepat menyemprotkan air ke titik api yang terus melahap konstruksi kayu rumah Tati. Proses pemadaman menghadapi kendala serius karena akses menuju lokasi berupa gang sempit yang sulit dilalui kendaraan besar. Selain itu kondisi atap rumah yang mudah runtuh menambah risiko bagi petugas di lapangan.
Sekitar 15 menit kemudian api berhasil dijinakkan sebelum sempat merembet ke rumah warga lain. Meski begitu rumah milik Orin yang berada tepat bersebelahan dengan rumah Tati tetap ikut terdampak. Sebagian atap rumah Orin hangus terbakar akibat sambaran api. “Yah apinya nyamber ke atap rumah saya. Untung cepat dipadamkan, kata Orin
Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di sudut atap rumah Tati. Instalasi listrik yang sudah tua dan tidak terawat disebut menjadi pemicu utama munculnya percikan api yang kemudian membakar material kayu di atasnya.*

















