terasjabar.id
Selasa, 9 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home News

Menkomdigi: Netlix, PUBG Hingga Shopee Sudah Lapor Penilaian Mandiri PP TUNAS

Ivan W. by Ivan W.
9 Jun 2026 16:57
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Menkomdigi: Netlix, PUBG Hingga Shopee Sudah Lapor Penilaian Mandiri PP TUNAS

TERASJABAR.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sebanyak 175 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) dari platform digital sudah melakukan self-assessment atau penilaian mandiri PP TUNAS untuk perlindungan terhadap anak.

Beberapa di antaranya seperti Netflix, gim PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) hingga e-commerce Shopee.

Adapun self-assessment bagi penyelenggara platform digital ini merupakan bagian dari kewajiban kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang diterapkan secara penuh pada akhir Maret lalu.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan hingga 9 Juni 2026, sudah ada 175 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) yang dinaungi oleh 64 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) telah menyerahkan hasil penilaian mandiri kepada Kemkomdigi untuk dievaluasi lebih lanjut.

Proses pelaporan penilaian mandiri sebagai bentuk kepatuhan terhadap PP TUNAS dilakukan penyelenggara platform digital dengan cara melakukan penilaian internal terhadap produk, fitur, dan layanan atau platform mereka masing-masing.

Kemudian dilaporkan hasilnya langsung kepada Kemkomdigi.

“Sudah tepat tiga bulan sejak PP TUNAS diimplementasikan pada akhir Maret 2026. Saat ini ada sekitar 175 PLF yang dinaungi oleh 64 PSE yang sudah melakukan self-assessment dan menyerahkannya kepada Kemkomdigi,” kata Menkomdigi Meutya, Selasa (09/06/2026).

ADVERTISEMENT

Ada beberapa aspek yang wajib dievaluasi, meliputi identifikasi tingkat risiko platform terhadap pengguna anak di bawah usia 16 tahun, potensi paparan konten berbahaya (kekerasan, pornografi, perundungan), kesiapan dan akurasi sistem verifikasi usia serta mekanisme moderasi konten dan ketersediaan fitur kontrol orang tua (parental control).

Setelah seluruh dokumen self-assessment diterima, Kemkomdigi akan melakukan verifikasi dan penilaian berdasarkan antrean laporan yang masuk.

Menkomdigi mengatakan hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan kategori risiko platform dan kesesuaiannya bagi kelompok usia tertentu.

“Karena menggunakan pendekatan berbasis risiko, setiap risiko harus ditelaah satu per satu, prosesnya memang memerlukan waktu. Kita mengukur setiap risiko. Di antaranya risiko terkait konten, risiko kontak dengan orang yang tidak dikenal, risiko kecanduan, risiko kesehatan, dan berbagai risiko lainnya,” sambung Meutya.

Terkait hal ini, Indonesia memilih mekanisme yang tidak hanya berfokus pada perlindungan anak, tetapi juga mendorong platform melakukan perbaikan fitur dan tata kelola agar semakin aman bagi pengguna anak.

“Pendekatan ini berbeda dengan sejumlah negara yang menerapkan pembatasan secara menyeluruh terhadap akses anak ke media sosial, platform juga harus mau berubah menjadi lebih baik. Karena itu kami mengukur perubahan-perubahan yang mereka lakukan, termasuk fitur-fitur yang dibuat agar lebih aman bagi anak-anak,” ucap Meutya.

Menkomdigi mengingatkan kepada platform yang belum menyampaikan self-assessment agar segera memenuhi kewajibannya sehingga tidak otomatis dikategorikan sebagai platform risiko tinggi.

RELATED POSTS

Warga Tak Boleh Lagi Jadi Kurir Data Antar Instansi

Internet Murah Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kemkomdigi dan ASEAN Foundation Siapkan Talenta AI ASEAN

Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS: Generasi Hebat Butuh Ruang Digital yang Aman

Registrasi Biometrik Nomor Seluler Berlaku Penuh Mulai 1 Juli 2026, Ini Tujuannya

Sejumlah platform yang telah melaporkan self-assessment diantaranya platform OTT (Over-The-Top) atau layanan streaming yaitu Netflix, Vidio, HBO Max dan Disney.

Sementara kategori gim yang telah menyerahkan hasil penilaian mandiri untuk PP TUNAS seperti Roblox, PUBG Online, Crossfire, Age of Empire Mobile, Valorant, Free Fire, dan Mobile Legends.

Untuk kategori e-commerce yang sudah melaporkan self-assessment yakni Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop.

Pada kategori payment system seperti Dana, Gopay, Flip.id, serta ChatGPT, dan Grab untuk kategori lainnya.***

Sumber: Siaran Pers Kemkomdigi

Tags: KemkomdigiMenkomdigiPP TUNAS
ShareTweetSend

Related Posts

Warga Tak Boleh Lagi Jadi Kurir Data Antar Instansi
News

Warga Tak Boleh Lagi Jadi Kurir Data Antar Instansi

9 Jun 2026 16:39
Internet Murah Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
News

Internet Murah Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

8 Jun 2026 14:57
Kemkomdigi dan ASEAN Foundation Siapkan Talenta AI ASEAN
News

Kemkomdigi dan ASEAN Foundation Siapkan Talenta AI ASEAN

5 Jun 2026 18:56
Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS: Generasi Hebat Butuh Ruang Digital yang Aman
News

Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS: Generasi Hebat Butuh Ruang Digital yang Aman

4 Jun 2026 18:26
Registrasi Biometrik Nomor Seluler Berlaku Penuh Mulai 1 Juli 2026, Ini Tujuannya
News

Registrasi Biometrik Nomor Seluler Berlaku Penuh Mulai 1 Juli 2026, Ini Tujuannya

30 Mei 2026 20:30
Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Jadi Titik Balik Pemerataan Akses Digital Nasional
News

Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Jadi Titik Balik Pemerataan Akses Digital Nasional

27 Mei 2026 18:39
Next Post
Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Mendikdasmen Ajak Pegawai Bangun Budaya RAMAH dan SANTUN

Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Mendikdasmen Ajak Pegawai Bangun Budaya RAMAH dan SANTUN

Apresiasi Peran Pekerja Industri, Kemenperin Fokus Tingkatkan Kompetensi

Menperin Siapkan Strategi Tingkatkan Porsi Ekspor Manufaktur hingga 30 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

0
Dukung Ketahanan Pangan, IPDA Dodo Suhada Sapa Petani Di Kadipaten

Dukung Ketahanan Pangan, IPDA Dodo Suhada Sapa Petani Di Kadipaten

0
WTP ke-10 Diraih, Kabupaten Bandung Jaga Konsistensi Tata Kelola Keuangan

WTP ke-10 Diraih, Kabupaten Bandung Jaga Konsistensi Tata Kelola Keuangan

0
Ke-13 Kalinya Berturut-turut, Majalengka Raih Opini WTP dari BPK : Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

Ke-13 Kalinya Berturut-turut, Majalengka Raih Opini WTP dari BPK : Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

0
Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

9 Jun 2026 19:45
Dukung Ketahanan Pangan, IPDA Dodo Suhada Sapa Petani Di Kadipaten

Dukung Ketahanan Pangan, IPDA Dodo Suhada Sapa Petani Di Kadipaten

9 Jun 2026 19:41
WTP ke-10 Diraih, Kabupaten Bandung Jaga Konsistensi Tata Kelola Keuangan

WTP ke-10 Diraih, Kabupaten Bandung Jaga Konsistensi Tata Kelola Keuangan

9 Jun 2026 19:36
Ke-13 Kalinya Berturut-turut, Majalengka Raih Opini WTP dari BPK : Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

Ke-13 Kalinya Berturut-turut, Majalengka Raih Opini WTP dari BPK : Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

9 Jun 2026 19:30

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.