terasjabar.id
Senin, 1 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 1 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Usai Iduladha, Program Intervensi Pemerintah Dikebut

Ivan W. by Ivan W.
1 Jun 2026 20:51
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Usai Iduladha, Program Intervensi Pemerintah Dikebut

TERASJABAR.ID – Posibilitas fluktuasi harga pangan sebagai salah satu imbas gejolak geopolitik diatasi Indonesia dengan memastikan neraca pangan yang kuat.

Tren stabilitas pangan dapat ditengok usai Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha di minggu ini. Hal ini juga merupakan implikasi positif dari berbagai program intervensi pangan pemerintah yang dikebut.

ADVERTISEMENT

“Kalau kita bicara kondisi harga pangan, kita harus bersyukur terlebih dahulu dengan situasi global dunia hari ini yang tidak menentu, tapi kondisi neraca pangan kita secara nasional masih cukup kuat,” kata Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono dalam webinar Pangan Talk.

“Tentu kita mengacu pada data BPS bahwa di bulan April kemarin, inflasi kita turun. Secara nasional artinya kondisi harga terkendali. Memang yang menjadi catatan kita bersama itu distribusi, karena sentra-sentra produksi belum merata di semua wilayah dan periode (panen) waktunya tentunya juga berbeda-beda antarwilayah,” sambung Maino.

Dalam pantauan Bapanas, sampai 29 Mei atau 2 hari usai Iduladha, rerata harga beberapa pangan pokok strategis masih dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen. Misalnya rerata harga beras medium secara nasional di Rp 13.456 per kilogram (kg) yang telah turun tipis 0,19 persen dari seminggu sebelumnya.

Sementara bawang merah di Rp 47.185 per kg dari HAP tertinggi Rp 41.500 per kg. Cabai merah keriting di Rp 60.638 per kg dari HAP maksimal di Rp 55.000 per kg. Untuk cabai rawit merah yang harus diperhatikan fluktuasinya. Namun daging ayam ras di Rp 38.385 per kg dan telur ayam ras Rp 29.469 per kg. Keduanya masih dibawah level HAP.

Pemerintah tentunya tidak hanya mengawasi level harga pangan di tingkat konsumen saja. Kepentingan produsen pangan dalam negeri juga harus dijaga keseimbangannya. Terkadang harga di tingkat konsumen cukup baik, namun harga di tingkat produsen terlalu rendah.

“Jadi semua harus kita lindungi, karena produsen kita juga harus mendapatkan harga yang wajar, yang menguntungkan, agar mereka tetap semangat berproduksi. Produksi juga penting karena selama ini kita bicara gejolak harga seolah-olah di tingkat konsumen saja. Kita lupa di tingkat produsen juga kadang harganya tidak stabil atau mengalami gangguan,” jelas Maino.

“Oleh karena itu, intervensi-intervensi dari pemerintah menyasar keduanya, bisa di tingkat produsen melalui penyerapan panen dengan harga yang baik. Kemudian penyaluran beras SPHP untuk di tingkat konsumen. Ada juga penyaluran jagung SPHP yang penting juga untuk para peternak karena hari ini situasinya harga pakan, komponen pakan khususnya, juga sedang tinggi,” tambah Maino.

RELATED POSTS

2 Juta Unit Usaha IKM Pangan Jadi Motor Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Kemnaker Himpun 93 Hewan Kurban, Menaker: Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS

Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang Hingga Juni 2026

Salah satu yang dikebut adalah program SPHP beras. Total realisasi sejak Januari sampai Mei 2026 telah mencapai 507 ribu ton. Ini terdiri 221 ribu ton di Januari dan Februari yang merupakan perpanjangan SPHP beras tahun 2025. Sementara 286 ribu ton merupakan realisasi Maret sampai Mei yang merupakan SPHP beras tahun 2026.

Adapun capaian realisasi SPHP beras di tahun ini yang 507 ribu ton tersebut meningkat pesat hingga 180 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025. Untuk diketahui, program SPHP beras sampai Mei 2025 realisasinya masih di angka 181 ribu ton.

Program intervensi pangan lainnya berupa bantuan pangan beras dan minyak goreng juga telah dilaksanakan. Sampai akhir Mei ini pemerintah melalui Perum Bulog telah menyalurkan hingga 15,4 juta keluarga penerima manfaat. Sementara di bulan Mei 2025, program bantuan pangan belum berjalan.

Sumber beras yang digunakan dalam program intervensi pangan pemerintah pun berasal dari panen dalam negeri. Realisasi pengadaan setara beras dari dalam negeri oleh Bulog hingga menjelang tutup bulan Mei ini telah mendekati 3 juta ton. Catatan emas di tahun ini telah melampaui realisasi Januari-Mei 2025 yang berkisar 2,5 juta ton.

Terakhir, program pasar murah juga digencarkan dalam bentuk Gerakan Pangan Murah (GPM). GPM yang terlaksana sampai di penghujung Mei ini telah tercapai 5.037 kali di 417 kabupaten/kota. Torehan ini jauh melebihi realisasi GPM Januari-Mei 2025 yang dicatat Bapanas di angka 3.482 kali.

Terpisah, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian dalam berbagai kesempatan menyatakan kehebatan pangan Indonesia yang telah mumpuni. Amran pastikan porsi impor pangan pokok strategis hanya berkisar di 4 sampai 5 persen saja.

“Hebat negeri kita, bangga dong sebagai anak bangsa. Negeriku 96 persen tidak impor dari kebutuhan dan produksi dalam negeri. Mana lebih banyak 3,2 juta ton atau kita produksi 73 juta ton, mana lebih banyak? Kalau dibagi tadi 3,2 juta ton dibagi 73 ton, ini produksi ya, berapa? Sekitar 4,5 persen,” kata Amran.

Adapun angka 3,2 juta ton merupakan deviasi produksi terhadap kebutuhan konsumsi dari 3 jenis pangan pokok yang terpaksa masih harus dipasok dari importasi. Sementara total proyeksi produksi dalam negeri setahun untuk 11 jenis pangan pokok secara nasional berada di angka 73,7 juta ton.

Oleh karena itu, Amran bertekad akan terus mereduksi porsi impor pangan secara nasional. Tentunya dengan akselerasi produksi dalam negeri. Ini juga menjadi sinyal peringatan kepada para pelaku anomali pangan yang justru lebih bahagia apabila Indonesia semakin banyak impor.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2025, Indonesia sudah berhenti impor beras umum dan jagung pakan yang kuantitasnya pada tahun-tahun sebelumnya cukup besar. Komitmen tersebut dipastikan terus dilanjutkan pada tahun 2026 ini dengan ditambah setop impor gula untuk konsumsi.

Sumber: Siaran Pers Bapanas

Tags: BapanasIduladhapangan
ShareTweetSend

Related Posts

Manufaktur Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, PMI Bertahan di Zona Ekspansi
Ekonomi

2 Juta Unit Usaha IKM Pangan Jadi Motor Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

1 Jun 2026 17:19
Kemnaker Himpun 93 Hewan Kurban, Menaker: Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja
News

Kemnaker Himpun 93 Hewan Kurban, Menaker: Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja

29 Mei 2026 14:58
BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
Ekonomi

BULOG Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

28 Mei 2026 23:07
Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS
Ekonomi

Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Menguatnya Dolar AS

28 Mei 2026 22:41
Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang Hingga Juni 2026
Ekonomi

Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang Hingga Juni 2026

28 Mei 2026 22:15
Iduladha 1447 H, Kemendikdasmen Salurkan 159 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
News

Iduladha 1447 H, Kemendikdasmen Salurkan 159 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

27 Mei 2026 21:08
Next Post
Menpar Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Menpar Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

0
Menpar Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Menpar Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

0
Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Usai Iduladha, Program Intervensi Pemerintah Dikebut

Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Usai Iduladha, Program Intervensi Pemerintah Dikebut

0
Manchester United Siapkan Langkah untuk Datangkan Bintang Middlesbrough

Manchester United Siapkan Langkah untuk Datangkan Bintang Middlesbrough

0
Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja

1 Jun 2026 22:45
Menpar Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Menpar Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

1 Jun 2026 22:09
Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Usai Iduladha, Program Intervensi Pemerintah Dikebut

Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Usai Iduladha, Program Intervensi Pemerintah Dikebut

1 Jun 2026 20:51
Manchester United Siapkan Langkah untuk Datangkan Bintang Middlesbrough

Manchester United Siapkan Langkah untuk Datangkan Bintang Middlesbrough

1 Jun 2026 20:35

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.