TERASJABAR.ID – Niat konvoi pamer gengsi malah berujung malu dan rugi besar. Sebuah motor milik Pian Septian terbakar hebat di Jl. Mayor S.L. Tobing, Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (24/5/2026).
Motor yang baru dipakai konvoi itu tiba-tiba menyemburkan api dan berubah jadi bola api di tengah jalan, membuat panik seluruh peserta konvoi.
Petugas Damkar Kota Tasikmalaya, Samsudin, menegaskan penyebab kebakaran bukan karena mesin overheat biasa. “Motor terbakar di Jl. Mayor S.L. Tobing, Tugujaya.
Berdasarkan keterangan pelapor, api disebabkan kebocoran pada titik pengapian. Percikan kecil dari kebocoran itu langsung menyambar bahan bakar dan membuat motor terbakar,” ujar Samsudin ditemui di kantornya, Minggu (24/5/2026). Malam
Kejadian bermula saat Pian Septian sedang ikut konvoi bersama teman-temannya. Di tengah perjalanan, motor yang dikendarainya tiba-tiba mengeluarkan api dari bagian pengapian. Pian kaget bukan main. Panik melihat motornya jadi bara api, ia langsung menepi dan menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya untuk penanganan darurat.
Mendapat laporan, Regu 2 Damkar Kota Tasikmalaya langsung meluncur ke TKP. Sesuai SOP, petugas melakukan pemadaman, pendinginan, dan pengecekan menyeluruh di lokasi. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet dan melukai pengendara maupun warga sekitar.
Samsudin mengingatkan, kebocoran pada sistem pengapian sangat berbahaya, apalagi saat motor dipakai konvoi jarak jauh dengan putaran mesin tinggi. Percikan api kecil bisa berubah jadi kobaran besar dalam hitungan detik. Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian pengendara yang memodifikasi kelistrikan tanpa standar keamanan.
“Modifikasi asal-asalan, kabel dibiarkan terbuka, atau pengapian yang sudah aus tapi tetap dipaksa dipakai, itu bom waktu. Apalagi kalau dipakai konvoi, mesin dipaksa kerja keras, risiko terbakar jadi berkali lipat,” tegasnya.
Kebakaran motor ini jadi tamparan keras bagi komunitas otomotif. Gaya boleh, tapi keselamatan dan kelayakan mesin wajib diutamakan, “ujarnya.
“Yah jangan sampai niat konvoi berakhir dengan motor hangus, dompet bolong, dan badan luka. Damkar Kota Tasikmalaya kembali mengimbau agar sebelum konvoi, pengendara wajib cek kelistrikan, bahan bakar, dan titik pengapian. Jangan tunggu sampai motor meledak jadi bara api di jalan, “pungkas dia. (*)















