TERASJABAR.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat transformasi digital layanan kurban melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 guna menghadirkan layanan kurban yang mudah, amanah, transparan dan berdampak luas bagi masyarakat.
Melalui integrasi layanan digital, masyarakat kini dapat menunaikan ibadah kurban secara praktis melalui website resmi, platform crowdfunding, e-commerce, fintech, hingga layanan digital banking.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM mengatakan, transformasi digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola kurban nasional.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa berkurban dengan mudah, transparan, dan tepat sasaran. Digitalisasi memudahkan proses pembayaran, monitoring, hingga pelaporan distribusi kurban,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta.
Ia menambahkan, sistem digital yang dibangun BAZNAS tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana umat.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan tata kelola profesional,” katanya.
Salah satu inovasi digital yang diterapkan di Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah ialah aplikasi SIRENA (Sistem Identifikasi dan Recording Ternak) dan SIEMBE, aplikasi berbasis VBA Macro Excel yang dibuat oleh kader lokal untuk mendata mutasi ternak, pengobatan, penimbangan, hingga laporan keuangan kelompok.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. mengatakan aplikasi tersebut sangat membantu pengelolaan usaha peternakan.
“Dulu pencatatan manual sering tercecer. Sekarang semua data ternak lebih tertib dan mudah dipantau. Ini membantu peternak belajar manajemen modern,” ujarnya kepada awak media di Bandar Lampung.
















