TERASJABAR.ID – Semarak Hari Buruh Sedunia 2026 masih terasa di Majalengka. PT Shoetown Ligung Indonesia menggelar turnamen bola voli antar serikat pekerja sebagai ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan buruh di lingkungan perusahaan.
Kegiatan yang digelar Sabtu (23/5) di Gelanggang Talaga Manggung Majalengka itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan. Empat serikat pekerja di PT Shoetown ikut ambil bagian, yakni Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nusantara (F-KSPN), PPMI, SPSI ATUC, dan F SPMI. Masing-masing mengirimkan tim putra dan putri.
Dalam sambutannya, Wabup Dena mengapresiasi langkah perusahaan yang merayakan Mayday dengan kegiatan positif.
“Selamat bertanding, menang kalah adalah hal biasa dalam sebuah turnamen. Jaga nama baik buruh dan perusahaan, semoga ke depan buruh semakin sejahtera,” ujarnya singkat.
IR Deputy Director PT Shoetown Ligung Indonesia, Zainal Muttaqin, yang didampingi Agus Rusyana, menjelaskan turnamen ini digelar untuk memperingati Mayday yang jatuh pada 1 Mei lalu. Tujuannya bukan sekadar mencari juara, melainkan memperkuat tali persaudaraan antar buruh dan manajemen.
“Dalam turnamen voli ini, tidak semata-mata mencari juara, tapi yang lebih penting adalah menjalin persahabatan dan silaturahmi antar sesama buruh dan keluarga besar manajemen Shoetown,” tegas Zainal.
Ia berharap kegiatan ini bisa melahirkan bibit-bibit atlet voli yang mampu membawa nama baik perusahaan.
“Insya Allah kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan, dengan harapan silaturahmi antara buruh semakin terjalin dengan baik,” katanya.
Suasana pertandingan berlangsung meriah. Ratusan suporter dari masing-masing serikat memadati tribun, memberikan dukungan penuh untuk tim kesayangannya.
Di akhir turnamen, tim putra SPSI ATUC keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang trofi serta uang pembinaan Rp2,5 juta. Posisi kedua diraih tim F-KSPN dengan hadiah trofi dan uang Rp1,5 juta.
Untuk kategori putri, juara pertama diraih tim PPMI, sementara juara kedua diraih SPSI ATUC. Hadiah diserahkan langsung oleh Zainal Muttaqin didampingi Agus Rusyana.
Usai penyerahan hadiah, ratusan buruh membubarkan diri dengan tertib dan aman.(*)











