TERASJABAR.ID – Keseimbangan hormon tidak hanya berpengaruh pada siklus menstruasi perempuan, tetapi juga dapat memengaruhi suasana hati, sistem pencernaan, metabolisme tubuh, hingga tingkat kesuburan.
Ketika hormon tidak seimbang, berbagai gangguan dapat muncul baik secara fisik maupun psikologis, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur, rasa lelah berlebihan, jerawat, perut kembung, serta perubahan berat badan yang tidak stabil.
Pola makan tertentu dapat membantu menjaga kestabilan hormon. Beberapa makanan yang direkomendasikan antara lain sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, buah berserat, serta produk fermentasi seperti yoghurt tanpa pemanis.
Sayuran hijau kaya akan serat, magnesium, folat, zat besi, dan antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh.
Kandungan magnesiumnya membantu mengurangi stres, kelelahan, gangguan tidur, serta gejala PMS.
Selain itu, sayuran hijau juga tidak menyebabkan lonjakan gula darah sehingga baik untuk metabolisme.
Yoghurt tanpa gula mengandung probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan, yang berperan dalam proses pengaturan hormon.
Sementara itu, kacang-kacangan dan biji-bijian menyediakan lemak sehat, protein, vitamin, dan mineral yang mendukung fungsi kelenjar hormon serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Buah-buahan tinggi serat seperti beri, jambu biji, dan apel juga bermanfaat untuk menurunkan stres oksidatif dan menjaga kesehatan pencernaan.
Neeraja menambahkan bahwa mengganti camilan tidak sehat dengan buah dapat menjaga energi tetap stabil.
Selain itu, biji rami (flaxseed) mengandung omega-3, serat, dan lignan yang mendukung produksi estrogen sehat, meningkatkan kesehatan usus, serta membantu menjaga keseimbangan hormon.
Biji ini dapat ditambahkan ke yoghurt, oatmeal, jus, atau bahan makanan lainnya.-***
















