TERASJABAR.ID – Legenda Liverpool FC, Mohamed Salah, menyampaikan pesan emosional sekaligus kritik tersirat usai kekalahan 2-4 dari Aston Villa dalam lanjutan Liga Premier, Jumat lalu.
Dalam unggahan panjang di media sosial X, Salah berharap Liverpool bisa kembali memainkan sepak bola menyerang bergaya “heavy metal” yang dulu menjadi identitas klub.
Musim ini berjalan buruk bagi The Reds. Tim asuhan Arne Slot sudah menelan 19 kekalahan di semua kompetisi dan mencatat rekor kebobolan terburuk klub dalam 38 laga Liga Premier dengan total 52 gol.
Kekalahan di Villa Park juga membuat peluang Liverpool lolos ke Liga Champions musim depan semakin terancam.
Meski tekanan terhadap Slot terus meningkat, manajemen klub disebut masih mempertahankan pelatih asal Belanda itu untuk musim depan.
Di sisi lain, Salah dipastikan akan hengkang pada akhir musim ini.
Dalam pernyataannya, penyerang berusia 33 tahun tersebut menegaskan bahwa Liverpool harus kembali menjadi tim agresif yang ditakuti lawan dan konsisten memburu trofi.
Salah menilai gaya permainan menyerang adalah identitas Liverpool yang tidak boleh hilang.
Ia juga menekankan bahwa setiap pemain maupun pelatih yang datang ke klub harus mampu menyesuaikan diri dengan filosofi tersebut.
Pernyataan itu dianggap sebagai sindiran terhadap pendekatan Slot yang lebih konservatif dibanding era Jürgen Klopp.
Di bawah Klopp, Liverpool dikenal agresif dalam menekan lawan dan mampu mendominasi pertandingan.
Statistik juga menunjukkan penurunan intensitas permainan Liverpool dalam dua musim terakhir.
Salah dijadwalkan menjalani laga terakhirnya bersama Liverpool saat menghadapi Brentford FC pekan depan.-***
















