TERASJABAR.ID – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua korban tanah longsor di kawasan Curug Cileat, Desa Mayang, Kec. Cisalak, Kab. Subang. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (16/5/2026).
Pencarian dimulai sejak pagi setelah longsor menimbun jalur wisata di RT 14/RW 04. Tim gabungan langsung bergerak cepat menyisir titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana saat dihubungi melalui selulernya membenarkan operasi SAR dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan briefing dan pembagian tugas. Setengah jam kemudian, tim melakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat pencarian.
“Pukul 11.23 WIB korban pertama atas nama Winda Lianbong (20) ditemukan di koordinat 6°46’37.2″S 107°45’07.7″E. Tidak jauh dari sana, korban kedua Alda Apriliani (22) juga berhasil ditemukan,” ujar Ade.
Setelah ditemukan, kedua jenazah langsung dievakuasi menuju rumah duka. Proses evakuasi selesai pukul 12.59 WIB. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup pukul 13.10 WIB setelah debriefing dan evaluasi. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.
Operasi ini melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan meliputi kendaraan operasional Basarnas, motor trail, ambulans, palsar mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, dan APD lengkap.
Ade mengapresiasi kerja sama semua pihak yang membuat proses pencarian berjalan cepat dan terkoordinasi.*
















