TERASJABAR.ID – Demam hingga 40 derajat Celsius pada orang dewasa merupakan kondisi serius yang perlu segera mendapat perhatian.
Suhu tubuh setinggi ini dapat menjadi tanda adanya infeksi berat atau gangguan kesehatan tertentu yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.
Secara umum, demam adalah respons alami tubuh untuk melawan infeksi. Namun, ketika suhu mencapai 40°C, risiko komplikasi menjadi lebih tinggi.
Kondisi ini sering disertai gejala lain seperti muntah, kebingungan, linglung, hingga kejang.
Karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan melakukan penanganan sejak dini.
Penyebab dan Risiko Demam Tinggi
Demam tinggi pada orang dewasa dapat dipicu oleh berbagai kondisi, mulai dari infeksi virus seperti flu berat dan demam berdarah, hingga infeksi bakteri seperti tifus, pneumonia, infeksi saluran kemih, dan sepsis.
Selain itu, gangguan tiroid, penyakit autoimun, heatstroke, malaria, reaksi alergi berat, hingga efek samping obat atau imunisasi juga dapat memicu kenaikan suhu tubuh ekstrem.
Dalam kasus tertentu yang jarang terjadi, tumor di area hipotalamus otak juga dapat menyebabkan demam berkepanjangan karena mengganggu pusat pengatur suhu tubuh.
Demam 40 derajat tidak boleh dianggap sepele karena dapat memengaruhi fungsi otak dan organ vital.
Risiko yang dapat muncul meliputi dehidrasi, penurunan kesadaran, kesulitan berkomunikasi, hingga kejang.
Jika dipicu infeksi berat, kondisi ini juga bisa berkembang menjadi sepsis yang mengancam nyawa.
Langkah Pertolongan Pertama
Untuk membantu menurunkan suhu tubuh, penderita dapat mengonsumsi obat penurun panas seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai aturan pakai.
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih atau cairan elektrolit secara cukup.
Istirahat total juga penting agar tubuh dapat fokus melawan infeksi. Selain itu, kompres air hangat pada dahi, ketiak, atau lipatan tubuh dapat membantu menurunkan suhu secara bertahap.
Pantau pula gejala tambahan seperti sesak napas, nyeri dada, muntah berulang, ruam, atau kejang.
Jika demam tidak membaik dalam dua hari atau muncul tanda bahaya, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.-***
















