TERASJABAR.ID – Gelandang Arsenal, Declan Rice, menyadari bahwa ekspektasi publik terhadap tim nasional Inggris sangat tinggi, terutama karena panjangnya penantian mereka untuk kembali meraih gelar internasional.
Turnamen yang akan digelar mulai Juni mendatang ini menjadi ujian penting bagi skuad asuhan Thomas Tuchel.
Sorotan besar dipastikan mengarah kepada The Three Lions, karena banyak pihak berharap generasi saat ini mampu mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Inggris hanya pernah sekali menjuarai Piala Dunia, yakni pada 1966 ketika menjadi tuan rumah.
Sejak saat itu, mereka belum berhasil mengulang pencapaian tersebut.
Kini, Rice bersama rekan-rekannya membawa harapan besar untuk mengembalikan kejayaan di panggung dunia.
Laga pembuka Inggris akan mempertemukan mereka dengan Kroasia di Arlington, Texas, pada 17 Juni.
Hasil positif di pertandingan pertama dinilai sangat penting untuk menjaga momentum dan membangun kepercayaan diri tim.
Rice menilai atmosfer dalam skuad Inggris saat ini jauh lebih solid dibandingkan generasi sebelumnya.
Ia menyebut bahwa di masa lalu, rivalitas antar klub kerap memengaruhi hubungan pemain di tim nasional, yang berdampak pada performa di turnamen besar. Namun kondisi tersebut kini telah berubah.
Menurutnya, para pemain kini memiliki hubungan yang lebih dekat, baik di dalam maupun luar lapangan.
Persaingan di level klub tidak lagi menjadi penghalang ketika mereka berkumpul membela negara.
Rice juga menyadari bahwa menjadi pemain Inggris berarti harus siap menghadapi perubahan opini publik yang sangat cepat, dari pujian hingga kritik dalam waktu singkat.
Karena itu, ia memilih untuk tetap fokus pada performa di lapangan dan tidak terpengaruh tekanan eksternal.
Selain fokus pada tim nasional, Rice masih memiliki target besar bersama Arsenal yang tengah bersaing di Premier League dan Liga Champions.
Kesuksesan di level klub diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dirinya saat tampil di Piala Dunia.-***
















