TERASJABAR.ID – Pantai Madasari berubah menjadi tangis. Siti Atika (58) wisatawan asal Garut, meninggal dunia setelah terseret ombak besar di kawasan Blok Karang Segeuh, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak.
Tujuan Siti Atika datang bersama anak, cucu, dan beberapa anggota keluarga yang dari Dayeuh Handap, Desa Kota Kulon, Kabupaten Garut, untuk berfoto di tengah panorama karang eksotis yang jadi daya tarik utama Madasari.
Suasana pantai masih lengang. Siti Atika memilih berdiri di atas batuan kecil di Blok Karang Segeuh. Ia tidak berniat berenang, hanya ingin berfoto dengan latar laut selatan.
Anaknya, Astika Dewi, berada di tenda tak jauh dari lokasi sambil menyiapkan sarapan. Sementara adiknya membantu memotret Siti Atika di dekat karang.
“Waktu itu ada adik saya memotret ibu, saya di tenda. Tiba-tiba terdengar rame-rame, ada yang terseret arus,” cerita Astika.
Saat mendekat, Astika melihat ibunya sudah berada di tengah gulungan ombak. Ia berteriak meminta bantuan petugas, namun tidak melihat seorang pun lifeguard di lokasi.
“Saya kaget ternyata itu ibu saya. Saya berteriak ‘Tolong lifeguard tolong’. Ternyata tidak ada petugas sama sekali,” ujarnya.
Kapolsek Cimerak AKP Sova Maulana membenarkan telah terjadi peristiwa naas menimpa keluarga Kabupaten Garut,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (16/5/2026).
“Yah kejadiannya kemarin pagi dan begitu dapat informasi anggota kami langsung ke TKP, ” katanya.
Menurut saksi, korban Siti Atika sempat berpegangan pada batu saat ombak pertama datang. Ombak kedua yang lebih besar langsung menyeretnya ke tengah, “katanya
Beberapa menit kemudian, ombak menggiring tubuh korban kembali ke daratan. Warga dan wisatawan langsung menariknya ke atas pasir. Saat ditemukan korban ini Siti masih bernapas tersengal-sengal dan sempat mengeluarkan air laut dari mulutnya.
Keluarga segera membawa korban ke Puskesmas Cimerak. Namun setiba di sana, tenaga medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Dugaan sementara, korban mengalami kehabisan napas dan syok akibat terlalu banyak menelan air laut.
“Di hari itu juga, Keluarga memutuskan tidak melakukan otopsi. Jenazah langsung dibawa pulang ke Garut untuk dimakamkan hari itu juga.
Kapolsek Cimerak menegaskan, lokasi kejadian memang berbahaya. Kondisi ombak saat itu sedang pasang dan ganas, terutama di kawasan Blok Karang Segeuh.
“Pengunjung perlu menjaga jarak aman dari bibir laut. Jangan berenang atau bermain terlalu dekat dengan ombak,” imbaunya.















