TERASJABAR.ID – Seorang wanita asal Prancis dan satu orang warga Amerika Serikat yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif terinfeksi hantavirus.
Wanita Prancis itu termasuk dalam lima warga Prancis yang turun dari kapal di Tenerife pada Minggu sebelum diterbangkan ke Paris untuk menjalani perawatan medis.
Menteri Kesehatan Prancis, Stéphanie Rist, mengatakan kondisi pasien memburuk setelah mengalami gejala serius pada Minggu malam.
Ia kini dirawat di unit khusus penyakit menular di rumah sakit Paris.
Sementara itu, seorang penumpang asal Amerika Serikat yang diterbangkan ke Nebraska bersama 16 orang lainnya juga dinyatakan positif terinfeksi strain Andes, satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular antar manusia.
Meski demikian, otoritas kesehatan AS menyebut pasien tersebut belum menunjukkan gejala berat.
Evakuasi penumpang berlangsung ketat dengan pengawasan petugas berbaju pelindung lengkap dan masker pernapasan.
Lebih dari 100 orang dari 23 negara telah dipindahkan dari kapal dalam operasi yang disebut pemerintah Spanyol sebagai proses yang sangat rumit dan belum pernah terjadi sebelumnya.
Kementerian Kesehatan Spanyol menegaskan berbagai langkah pencegahan telah dilakukan sejak awal untuk memutus potensi penularan.
Semua penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemantauan suhu tubuh saat kapal tiba di lepas pantai Tenerife.
Wabah ini sebelumnya telah menewaskan tiga penumpang, yakni pasangan asal Belanda dan seorang wanita Jerman.
Hantavirus merupakan penyakit langka yang umumnya menyebar melalui hewan pengerat dan endemik di Argentina, lokasi awal keberangkatan kapal pada April lalu.
Meski belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus, pejabat kesehatan dunia menilai risiko wabah global masih rendah.
World Health Organization merekomendasikan karantina selama 42 hari serta pemantauan aktif terhadap seluruh penumpang dan kru kapal guna mencegah penyebaran lebih lanjut.-***
















