TERASJABAR.ID – Konvensi Tahunan Lions Clubs International Multi Distrik 307 Indonesia ke-50 yang berlangsung di Bandung pada 7–9 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan sosial sekaligus regenerasi kepemimpinan organisasi di Indonesia.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.250 peserta dari hampir 300 Lions Club se-Indonesia.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai agenda organisasi mulai dari sidang tahunan, laporan program kerja, hingga pemilihan pemimpin baru untuk Distrik 307 A1, A2, B1, B2, C, serta Ketua Dewan Gubernur periode mendatang.
Ketua Panitia, Toni Suparman, mengatakan konvensi tahunan ini menjadi sarana memperkuat semangat pengabdian dan solidaritas antaranggota.
“Konvensi ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat semangat pelayanan kepada masyarakat. Lions Club hadir untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Selama ini, Lions Club dikenal aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti operasi katarak gratis, donor darah, bantuan pendidikan, penghijauan lingkungan, hingga penanganan bencana di berbagai daerah.
Dalam sidang konvensi, para peserta juga membahas strategi pengembangan program sosial yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Salah satu fokus pembahasan ialah program Mission 1.5 yang disampaikan melalui konferensi daring bersama jajaran International Director Lions Clubs International.
Ketua Dewan Gubernur Lions Club Indonesia, Yahya Yastputera, menjelaskan bahwa setiap distrik memiliki target capaian yang harus dipenuhi hingga akhir Juni 2026.
“Setiap distrik memiliki target masing-masing dan diharapkan dapat mencapai 100 persen. Kami berharap seluruh club berada dalam kondisi baik dan seluruh target dapat tercapai,” katanya.
Dalam sesi konferensi daring tersebut, CC Yahya turut memaparkan strategi agar program Mission 1.5 berjalan optimal di seluruh distrik. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan organisasi sekaligus memperluas dampak pelayanan kemanusiaan.
Selain agenda organisasi, konvensi juga menghadirkan nuansa budaya yang berbeda setiap harinya, mulai dari tema Nusantara, Oriental, hingga Eropa. Konsep tersebut dihadirkan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menunjukkan keberagaman budaya yang dimiliki para anggota.
Penutupan konvensi berlangsung hangat melalui closing ceremony dan ramah tamah antar distrik. Para peserta saling berbagi pengalaman mengenai kegiatan sosial di daerah masing-masing sekaligus memperkuat jejaring kerja sama pelayanan kemanusiaan.
Saat ini, Lions Club Indonesia memiliki sekitar 560 klub dengan total anggota mencapai 15 ribu orang. Organisasi ini aktif menjalankan berbagai fokus pelayanan global, seperti kesehatan mata, diabetes, ketahanan pangan, lingkungan hidup, bantuan kebencanaan, hingga pelayanan kepemudaan.
Melalui konvensi ini, Lions Club Indonesia berharap seluruh anggota semakin solid dalam menjalankan aksi sosial serta terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.
















