TERASJABAR.ID – AFC Bournemouth mencatat sejarah baru di Premier League usai menang 1-0 atas Fulham FC di Craven Cottage, Sabtu.
Gol tunggal kemenangan dicetak pemain muda Brasil, Rayan, yang kembali tampil gemilang.
Setelah hasil imbang 1-1 antara Liverpool FC dan Chelsea FC, Bournemouth sadar kemenangan penting untuk menjaga peluang finis di zona Liga Champions.
Mereka sempat kesulitan setelah Ryan Christie mendapat kartu merah langsung.
Namun, situasi berubah seimbang ketika bek Fulham, Joachim Andersen, juga diusir keluar lapangan usai melanggar Adrien Truffert.
Rayan kemudian menjadi pembeda lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-53.
Gol itu membuat pemain 19 tahun tersebut mencetak gol dalam tiga laga Premier League secara beruntun, menyusul penampilannya melawan Crystal Palace dan Leeds United.
Catatan itu membuat Bournemouth menjadi klub pertama dalam sejarah Premier League yang memiliki dua pemain remaja berbeda yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut, setelah sebelumnya Eli Junior Kroupi melakukan hal serupa.
Di sisi lain, Chelsea disebut menyesal gagal merekrut Rayan.
The Blues sedang krisis pemain sayap setelah Pedro Neto, Alejandro Garnacho, dan Mykhaylo Mudryk bermasalah dengan performa maupun kebugaran musim ini.-***
















