TERASJABAR.ID – Kasus kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha Yogyakarta mendapat perhatian serius dari DPR RI.
Peristiwa ini tidak hanya dilihat sebagai tindak kriminal, tetapi juga menjadi ujian bagi negara dalam menegakkan keadilan sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi anak sebagai kelompok rentan.
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, melakukan kunjungan langsung ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memantau perkembangan penanganan kasus tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada korban.
Dalam pernyataannya, Sari menegaskan bahwa penanganan kasus kekerasan terhadap anak harus berlandaskan dua aspek utama, yakni penegakan hukum yang tegas dan upaya pencegahan yang terstruktur.
“Penegakan hukum ini penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku, sekaligus menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan serupa,” ujarnya, sebagaimana ditulis Parementaria pada Selasa, 5 Mei 2026.
Sari juga memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang dinilai cepat dan responsif dalam menangani kasus sejak awal.
Meski begitu, ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti di tahap awal, melainkan dikawal hingga tuntas.
Ia menekankan pentingnya penanganan yang cermat, terutama karena penggunaan pasal berlapis yang membutuhkan pembuktian mendalam.
Menurutnya, hal ini penting agar keadilan dapat ditegakkan secara menyeluruh.
Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen DPR RI dalam memastikan negara hadir melindungi anak serta memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum.-***
















