TERASJABAR.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. Edwin Senjaya, menegaskan bahwa ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional.
Menurutnya, peran orang tua sangat krusial dalam membentuk karakter dan masa depan anak.
Edwin menyampaikan bahwa segala hal besar berawal dari keluarga. “Kalau orang tua tidak mampu mengarahkan, maka kesejahteraan dan masa depan anak-anak juga akan terpengaruh,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya orang tua memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup dalam mendidik anak.
Menurutnya, proses pendidikan anak harus dimulai dari diri orang tua itu sendiri sebelum ditanamkan kepada anak-anak.
“Orang tua harus memberi contoh terlebih dahulu. Setelah itu baru mengajarkan kepada anak-anak, mulai dari hal paling mendasar seperti mengenal Tuhan, taat beragama, hingga memiliki akhlak yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, Edwin menilai pendidikan karakter menjadi kunci utama dalam membentuk generasi unggul. Nilai-nilai seperti kasih sayang, kepedulian, sikap pemaaf, dan kedermawanan perlu ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pendidikan formal sebagai pintu menuju kesuksesan. Ia mendorong orang tua untuk menanamkan semangat belajar kepada anak, termasuk membiasakan membaca guna memperluas wawasan.
“Pengetahuan adalah gerbang kesuksesan. Anak-anak harus didorong untuk gemar belajar dan membaca agar memiliki bekal yang kuat di masa depan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Edwin juga mengingatkan pentingnya aktivitas fisik melalui olahraga. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan semangat berprestasi pada generasi muda.
“Dengan berolahraga, anak-anak akan tumbuh sehat, kuat, dan memiliki semangat untuk meraih prestasi,” tambahnya.
Edwin mengajak agar nilai persatuan juga ditanamkan kepada anak sejak dini. Ia menekankan pentingnya kesadaran bahwa Indonesia terdiri dari beragam latar belakang, sehingga semangat kebersamaan harus terus dijaga.
“Kita hidup di Indonesia yang penuh keberagaman. Anak-anak harus diajarkan untuk saling menghargai dan menjaga persatuan sebagai sesama anak bangsa,” pungkasnya.













