TERASJABAR.ID – La Gazzetta dello Sport menyebut kegagalan Tim nasional Italia di play-off Piala Dunia FIFA sebagai “kiamat ketiga”.
Media tersebut menilai tidak sepenuhnya adil jika hanya menyalahkan Gennaro Gattuso, tetapi sulit membayangkan tim nasional melanjutkan proyek yang sama setelah kekalahan menyakitkan itu.
Koran olahraga tersebut bereaksi keras atas kekalahan Italia dari Tim nasional Bosnia dan Herzegovina di final play-off, yang membuat Azzurri kembali gagal tampil di Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Sebelumnya, Italia juga tersingkir pada 2018 di bawah Giampiero Ventura dan pada 2022 di era Roberto Mancini.
Penulis senior Luigi Garlando menggambarkan kegagalan ini sebagai bencana yang kini terasa seperti kebiasaan.
Ia menilai generasi muda bahkan berpotensi tumbuh tanpa pernah melihat Italia tampil di Piala Dunia.
Sementara itu, meski Moise Kean sempat membawa Italia unggul, kartu merah Alessandro Bastoni sebelum jeda menjadi titik balik pertandingan.
Gazzetta juga menolak menyalahkan wasit dan menegaskan bahwa Bosnia tampil lebih baik.
Kemenangan Italia di Euro 2020 bahkan disebut sebagai pengecualian, bukan gambaran kekuatan sebenarnya.
Media tersebut menilai federasi harus segera melakukan perubahan besar, terutama di sektor pembinaan pemain muda dan perlindungan talenta lokal, agar krisis ini tidak terus berlanjut.-***
















