TERASJABAR.ID – Meski peralatan lighting system tersambar petir, puluhan komunitas musisi lokal tetap ramaikan acara halal bihalal di Cafe Gade, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Tasikmalaya, Minggu malam (29/3/2026).
Acara ini tidak hanya sekedar pertemuan dirangkaikan dengan halal bihalal, melainkan juga ajang silaturahmi dan pertukaran ide untuk kemajuan industri musik Tasikmalaya.
Event sempat terhenti diakibatkan hujan deras disertai petir dan sempat menyambar peralatan musik. Peralatan yang dimiliki musisi sempat terbakar.
Ketua pelaksana kegiatan Aang Akung membenarkan kegiatan semalam sempat terhenti diakibatkan petir yang menyambar peralatan lightning rod dan alat lainnya.
Kegiatan ini menurut dia, membentuk musisi Tasikmakaya supaya bersatu (ngahiji) dengan wadah yang menyatukan musisi Tasikmalaya. “Rembugan musisi Tasik ini sudah lama direncanakan dan Kita ingin memiliki organisasi khusus untuk mewadahi para musisi, ” ujarnya.
“Yah tentunya dengan organisasi ini dapat menghasilkan program yang sejalan dengan pemerintah dan industri musik. “Kita ingin bekerja sama dengan pemerintah, perusahaan swasta, dan semua pihak untuk memajukan musik di Tasikmalaya” kata dia.
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Andri Candiaman, mengapresiasi dan menyambut baik adanya kegiatan halal bihalal yang dilakukan musisi Tasikmalaya, tentu menjadi keinginan untuk kemajuan musisi di Kota Tasikmalaya.*











