TERASJABAR.ID – Asbes sering dianggap sepele, padahal material ini berbahaya bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Asbes merupakan mineral tahan panas yang banyak digunakan pada atap dan bahan bangunan.
Namun, saat rusak, asbes dapat menghasilkan serat halus yang mudah terhirup dan mengendap di paru-paru.
Paparan asbes dapat menyebabkan berbagai penyakit serius.
Di antaranya adalah asbestosis, yaitu kerusakan paru akibat jaringan parut; kanker paru-paru yang risikonya meningkat pada perokok; serta mesotelioma, kanker langka dan agresif pada lapisan organ.
Selain itu, asbes juga bisa memicu iritasi saluran napas dan, dalam kasus tertentu, meningkatkan risiko kanker pada organ lain seperti usus, laring, dan ovarium.
Seseorang dapat terpapar asbes saat merenovasi bangunan lama, bekerja di bidang konstruksi, atau tinggal di dekat pabrik asbes.
Seratnya yang tidak terlihat dan tidak berbau membuat paparan sering terjadi tanpa disadari.
Untuk mengurangi risiko, sebaiknya hindari penggunaan asbes dan ganti dengan bahan yang lebih aman.
Gunakan alat pelindung saat bekerja, jangan merusak material asbes, serta jaga kebersihan lingkungan dengan metode basah agar debu tidak beterbangan.
Jika muncul gejala seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau nyeri dada, segera periksakan diri ke dokter untuk deteksi dini dan penanganan yang tepat.-***














