TERASJABAR.ID-Di penghujung Ramadan atau H-7 Idulfitri 2026, Masjid Al Hidayah RW 06, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung kedatangan keluarga hafidz Quran, Sabtu (14/3/2026) pagi.
Keluarga atau pasangan suami istri (pasutri) hafidz Ouran yang datang ke masjid tersebut, Ustaz Buya Bilal Lubis, M.Pd. dan Ustazah Syarifah Fadhilah Nasution, S.Si, M.Pd.
Mereka pun membawa empat putranya, yakni Bilal (8), Yusuf (6), Sulaeman (4) dan Ibrahim (2). Kedatangannya disambut pengurus DKM, para jemaah, termasuk emak-emak majelis taklim.
Pasutri hafidz Quran ini ternyata jadi nara sumber dalam mengisi acara kajian Islam Sabtu, salah satu dari 10 program kegiatan Ramadan yang digelar DKM Al Hidayah.
Kali ini, kajian Islam Sabtu dengan menggelar talkshow inspiratif dengan tema “membangun keluarga
Baik Buya atau Syarifah, istrinya sanada, untuk menuju keluarga hafidz (penghafal) Quran berawal diri kita masing-masing (orang tua).

“Ajarkan anak-anak dan cucu-cucu kita untuk mengenali dan mencintai Quran. Bangunlah keluarga Allah di bumi dengan penghafal Quran. Jangan terlena sinetron di TV dan asyik main HP lupa Quran,” kata Syarifah.
“Membaca Al Quran di rumah bisa mendatangkan cahaya. Sebaliknya, jika di rumah jarang, bahkan tak pernah membacakan Quran, ya kuburan,”tutur Buya.
Keluarga Hagidz Quran ini pun mengajak untuk membina keluarga penghafal Al Quran.
“Bina anak-anak dan cucu-cucu kita untuk membaca Quran agar jadi Generasi penghafal Quran”kata Syarifah.
Ketika ditemui usai kegiatan tolk show inspiratif, Syarifah mengatakan, dari 4 putranya, Bilal (8) putra sulungnya telah hafal 3 juz Al Quran dan sempat tampil dihadapan para jemaah. Sementara, Yusuf (6), anak keduanya baru hafal 1 juz Al Quran.
Sementara itu, Ketua DKM Al Hidayah, Yayat Hidayat, S.S yang jadi host kegiatan tersebut mengatakan,
kajian ini memang membahas tentang pentingnya bagaimana membangun keluarga penghafal Quran, tips membangun kebiasaan menghafal Quran di rumah dan mengatasi tantangan dalam menghafal Quran.
“Dalam talk show, tadi ‘kan disinggung juga bagaimana peran orang tua dalam membimbing anak menghafal Quran dan kisah inspiratif keluarga penghafal Quran,” kata Yayat.
Di sela-sela kegiatan talkshow, kata Yayat, 2 anak penghafal Quran, yakni Alisha Nurul Hafidah (putrinya) dan Bilal (putra keluarga tahfidz Quran tampil.
“Kami bersyukur bersyukur atas kehadiran jamaah dalam acara talkshow inspiratif ini. Termasuk atas kehadiran keluaga hafidz Quran yang jadi nara sumber, kami ucapkan terima kasih,”ungkap Yayat.
“Kami berharap, acara ini dapat memberikan inspirasi dan tips bagi kita semua untuk membangun keluarga penghafal Quran, meningkatkan iman dan kecintaan kepada kepada Quran,”pungkas Yayat.








