TERASJABAR.ID – Pierluigi Collina mengulas sejumlah pembaruan aturan VAR dan sistem perwasitan yang akan berlaku menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Ia menekankan bahwa perubahan tersebut untuk memangkas pemborosan waktu sehingga pertandingan menjadi lebih dinamis dan enak ditonton.
Sebagai anggota Komite Wasit UEFA dan Ketua Komite Wasit FIFA, Collina menghadiri rapat tahunan International Football Association Board (IFAB) di Wales.
Dalam forum tersebut, terjadi kesepakatan sejumlah revisi penting, termasuk aturan yang lebih tegas terhadap praktik mengulur waktu serta perluasan cakupan intervensi VAR.
Collina menilai aturan delapan detik untuk kiper yang diterapkan sebelumnya terbukti efektif menekan pelanggaran.
Kini, IFAB menambahkan ketentuan baru berupa batas maksimal 10 detik bagi pemain yang diganti untuk meninggalkan lapangan.
Jika melampaui batas itu, pemain pengganti harus menunggu momen jeda berikutnya atau satu menit waktu berjalan.
Selain itu, VAR kini diizinkan meninjau keputusan kartu kuning kedua, tidak terbatas pada kartu merah langsung.
Insiden yang melibatkan Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia antara Inter Milan dan Juventus menjadi contoh relevansi aturan ini.
VAR juga dapat mengevaluasi keputusan tendangan sudut guna mencegah dampak kesalahan berlanjut.-***


















