TERASJABAR.ID – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak para operator data desa, pilar-pilar sosial, kepala desa, dan elemen lainnya untuk ikut terlibat aktif dalam proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dilansir laman Kemensos, Saifullah Yusuf menyampaikan hal itu seusai acara Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Di hadapan 919 peserta yang hadir, Mensos menjelaskan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, DTSEN menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan program pemerintah pusat maupun daerah.
Dalam rangka menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran, maka data perlu diperbarui setiap saat.
“Jadi kita ini sebenarnya sudah enak dituntun oleh Presiden, sudah pakainya datanya sama, pakai ini saja. Kalau ada salah-salahnya, ya mari kita perbaiki, karena data ini dinamis, pagi sama sore sudah berubah,” jelasnya.
Mensos menyampaikan setiap hari ada masyarakat yang meninggal dunia, yang berpindah tempat, menikah, atau lahir.
“Jadi dinamis sekali, untuk itu pemutahkiran menjadi sangat penting dan sangat strategis, dan pemutahkiran itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Mensos juga menyoroti pentingnya peran operator data desa sebagai ujung tombak dalam pemutakhiran data. Oleh karena itu, secara langsung ia menitipkan pesan untuk operator data desa.
















