TERASJABAR.ID – Protein kacang hijau termasuk salah satu protein nabati tertinggi dibandingkan jenis kacang lainnya.
Mengonsumsi kacang hijau yang diolah dengan tepat baik untuk kesehatan dan membantu memenuhi kebutuhan protein harian.
Kacang hijau (Vigna radiata) mudah ditemukan dan populer di Indonesia.
Selain kaya protein, kacang ini juga mengandung nutrisi penting lain yang mendukung tubuh.
Dalam 100 gram kacang hijau terdapat sekitar 22 gram protein, termasuk protein nabati berkualitas tinggi karena memiliki semua asam amino esensial.
Manfaat Protein Kacang Hijau
Protein kacang hijau berperan membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk tulang, kulit, rambut, organ, dan memperbaiki jaringan yang rusak akibat cedera.
Bagi yang aktif berolahraga, protein ini mendukung pertumbuhan dan perbaikan otot, menjaga massa otot, serta memperkuat serat otot.
Selain itu, protein kacang hijau dapat digunakan sebagai sumber energi tambahan ketika cadangan karbohidrat menipis, sehingga stamina tetap terjaga.
Protein kacang hijau juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena menyediakan asam amino untuk produksi antibodi.
Konsumsi rutin membantu menjaga berat badan ideal dengan membuat kenyang lebih lama dan menstabilkan gula darah.
Protein ini rendah lemak dan bebas kolesterol, sehingga baik untuk kesehatan jantung.
Bagi mereka dengan alergi protein hewani atau intoleransi laktosa, kacang hijau merupakan alternatif aman untuk memenuhi kebutuhan protein harian.
Tips Konsumsi Optimal
Kacang hijau dapat diolah menjadi bubur, es, atau camilan sehat.
Pilih kacang segar, rebus atau kukus untuk menjaga kandungan nutrisinya, dan hindari tambahan gula berlebihan.
Simpan di kulkas dan habiskan dalam 1–2 hari.
Untuk hasil terbaik, konsumsi protein kacang hijau bersamaan dengan sumber protein lain seperti tempe, tahu, ikan, ayam, sayur, dan buah.
Dengan cara ini, protein harian Anda tercukupi secara seimbang dan aman untuk kesehatan.***















