TERASJABAR.ID – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Minggu dan Pasar Jatinegara.
Hal itu guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok selama periode Ramadhan hingga Idulfitri tahun 2026.
Dilansir laman resmi Bulog, sidak difokuskan pada komoditas strategis beras dan minyak goreng Minyakita sebagai prioritas pengendalian, sementara komoditas lain seperti cabai, bawang, tepung terigu, daging, dan gula turut dipantau sebagai bagian dari pengawasan menyeluruh kondisi pasar.
Dirut Bulog menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di dua pasar tersebut, secara umum stok bahan pokok tersedia dalam jumlah cukup dan harga relatif stabil.
Untuk komoditas beras, baik medium maupun premium, harga di lapangan masih sesuai ketentuan pemerintah. Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium berada di angka Rp13.500 per kilogram, beras SPHP Rp12.500 per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram.
“Alhamdulillah untuk beras dalam keadaan stabil dan kondusif. Sinergi antara produsen, pengecer, dan Satgas Pangan terus kami perkuat agar harga tetap terjaga selama Ramadhan hingga Lebaran nanti,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Secara nasional, stok beras Bulog saat ini mencapai sekitar 3,2 juta ton dan terus bertambah melalui program serapan gabah beras petani. Dalam satu bulan terakhir, tambahan stok tercatat sekitar 100.000 ton.
Ketersediaan ini dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang Ramadhan dan Idulfitri 2026.
















