TERASJABAR.ID – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, membahas persiapan timnya menjelang pertandingan kandang Serie A melawan Como.
Sebelumnya, Juventus mengalami periode sulit dengan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir.
Bianconeri juga baru saja kalah 5-2 dari Galatasaray di Liga Champions dan kini tertinggal satu poin dari Roma di posisi keempat klasemen.
Spalletti menekankan pentingnya menganalisis kegagalan secara objektif dan menjadikan rasa sakit sebagai motivasi untuk pertandingan berikutnya.
“Kadang, Anda bisa merasakan sesuatu akan terjadi, tapi tetap saja terjadi. Kita harus belajar dan bangkit,” ujar Spaletti, sebagaimana ditulis Football Italia pada Jumat, 20 Februari 2026.
Juventus telah meminta Presiden FIGC, Gabriele Gravina, mencabut larangan satu pertandingan bagi Pierre Kalulu setelah menerima dua kartu kuning kontroversial melawan Inter.
Spalletti menyebut langkah ini perlu karena adanya “dua ketidakadilan nyata.”
Mengenai skuad, Bremer absen, sementara Jonathan David akan dibawa ke Como meski belum berlatih penuh.
Manuel Locatelli dan Weston McKennie, yang telah mengantongi kartu kuning, tetap akan dimainkan sebagai starter karena pentingnya peran mereka.
Spalletti menekankan McKennie sangat berguna, terutama mengingat keterbatasan pilihan bek kanan akibat cedera dan skorsing.
Spalletti juga menyinggung kritikan terhadap kiper Michele Di Gregorio dan keberadaan penyerang Lois Openda yang memulai dari bangku cadangan melawan Galatasaray.
Ia menegaskan pentingnya persatuan tim untuk menjaga efektivitas dan kekuatan permainan.
Juventus menghadapi pekan krusial dengan jadwal padat: melawan Como dan Roma di Serie A serta Galatasaray di Liga Champions.
Spalletti optimistis timnya akan bereaksi dan menekankan semua pemain memiliki tanggung jawab yang sama untuk melewati periode penting ini.-***
















