TERASJABAR.ID – Anggota Komisi X DPR, Adian Napitupulu, menegaskan bahwa kesejahteraan guru tidak boleh tersandera persoalan birokrasi maupun administrasi.
Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah nyata, termasuk menyiapkan regulasi dan alokasi anggaran, demi meningkatkan taraf hidup guru, khususnya yang masih berstatus honorer.
Pernyataan itu disampaikan Adian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
“Hak itu tidak boleh hilang karena birokrasi. Yang substansi tidak boleh kalah oleh hal-hal administratif. Mereka mencerdaskan rakyat kita,” tegas Adian, seperti ditulis Parlementaria pada Kamis, 19 Februari 2026.
Menurutnya, substansi peran guru sebagai pendidik bangsa jauh lebih penting dibandingkan perdebatan administratif.
Ia mengingatkan agar polemik seputar sertifikasi dan berbagai persyaratan formal tidak mengaburkan kontribusi besar guru dalam mencerdaskan masyarakat.
Jika negara benar-benar menempatkan guru sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia, maka peningkatan gaji semestinya tidak menjadi isu berkepanjangan.
Adian bahkan menyebut kenaikan gaji guru bukanlah beban, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.
Ia menekankan pentingnya payung hukum yang kuat dan kesiapan anggaran agar kebijakan tersebut dapat dijalankan secara efektif dan berkesinambungan.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran guru honorer, termasuk di sekolah swasta, yang selama ini turut menopang sistem pendidikan nasional.
Karena itu, negara tidak boleh menunda upaya perbaikan kesejahteraan mereka sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis guru.-***
















