TERASJABAR.ID – Yan Diomande membuka alasan di balik keputusannya menolak tawaran pindah ke Chelsea, meski sempat menjalani uji coba dengan juara Piala Dunia Antarklub itu.
Pemain RB Leipzig asal Pantai Gading ini tampil impresif musim ini, dengan 15 kontribusi gol dari 24 laga, –sembilan gol dan enam assist– membuktikan nilai investasi Leipzig sebesar £17,5 juta pada 2025.
Diomande disebut-sebut sebagai calon penerus Mohamed Salah di Liverpool, meski ia menegaskan bahwa komentarnya soal The Reds tidak berarti menjadikannya tujuan utama.
Ia kini menjadi buruan klub-klub besar Eropa, termasuk Chelsea, Barcelona, Arsenal, dan Paris Saint-Germain, dengan perkiraan nilai transfer £87 juta saat jendela musim panas dibuka.
“Saya memulai perjalanan saya di turnamen internasional, lalu pindah ke akademi di Florida. Dua tahun kemudian, saya menjalani uji coba dengan Chelsea, Crystal Palace, dan Rangers,” ujar Diomande, seperti ditulis Sports Mole pada Selasa, 17 Februari 2026.
Ia mengaku sempat dihadapkan pada pilihan sulit antara Chelsea dan Leganes, dan memilih Leganes meski banyak pihak menekankan faktor finansial.
Menurutnya, kesabaran lebih penting daripada uang, dan bermain secara reguler adalah kunci untuk berkembang.
Chelsea, di bawah era BlueCo, sering membeli banyak pemain sayap, sementara kebutuhan akan penyerang nomor sembilan yang tajam baru diatasi dengan kedatangan Joao Pedro.
Dengan situasi ini, Diomande dianggap sebagai opsi peningkatan, tapi The Blues mungkin lebih membutuhkan pemain sayap berpengalaman yang bisa membimbing Garnacho, Gittens, dan Estevao Willian, seperti Rafael Leao yang berusia 26 tahun.
Keputusan Diomande menunjukkan prioritas pengembangan karier ketimbang keuntungan finansial semata, menegaskan fokusnya pada progres olahraga jangka panjang.-***
















