TERASJABAR.ID – Singkong kerap menjadi pilihan makanan bagi ibu hamil karena mudah ditemukan, mengenyangkan, dan bisa menjadi sumber energi alternatif.
Umbi ini mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat selama kehamilan, seperti karbohidrat, serat, kalsium, magnesium, vitamin C, kalium, fosfor, zat besi, serta vitamin B6.
Meski demikian, konsumsinya tetap perlu diperhatikan agar aman bagi ibu dan janin.
Sebagai sumber karbohidrat, singkong membantu menjaga stamina ibu hamil dalam beraktivitas.
Kandungan seratnya juga berperan melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, keluhan yang umum terjadi selama kehamilan.
Selain itu, kalsium dan magnesium mendukung kesehatan tulang dan otot ibu sekaligus membantu pertumbuhan tulang janin.
Vitamin C dan antioksidan di dalamnya turut menjaga daya tahan tubuh, sementara folat dan mineral penting lain mendukung perkembangan janin secara optimal.
Serat pada singkong pun dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Namun, singkong mentah atau kurang matang mengandung senyawa yang dapat menghasilkan sianida dan berisiko menyebabkan mual, pusing, nyeri perut, hingga gangguan pernapasan.
Karena itu, penting memilih singkong segar, mengupas serta mencucinya hingga bersih, merendam beberapa jam, lalu memasaknya sampai benar-benar matang, seperti dengan cara direbus atau dikukus.
Konsumsinya sebaiknya dibatasi 1–2 kali seminggu dan tetap diimbangi makanan bergizi lain.
Dengan pengolahan yang tepat dan porsi yang sesuai, singkong dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama kehamilan.-***
















