TERASJABAR – Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, menyoroti progres pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, dari 420 desa yang ada, hanya 4 desa yang telah membentuk Koperasi Merah Putih.
“Progres pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tasikmalaya masih sangat lambat. Dari 420 desa, baru 4 KDMP di Kota maupun di Kabupaten Tasikmalaya yang sudah terbangun dan Secara nasional, angka ini mencapai lebih dari 80.000 titik,” kata Letkol Imvan Ibrahim
Ia menambahkan bahwa beberapa desa masih belum memiliki lahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih. “Beberapa desa masih belum memiliki lahan, sehingga proses pembentukan koperasi masih terhambat,” tambahnya.
Letkol Imvan Ibrahim berharap agar pemerintah daerah dapat mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” katanya.
Koperasi Merah Putih sendiri merupakan program pemerintah pusat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui pengembangan koperasi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan mengurangi kemiskinan.
Wakil Walikota Tasikmalaya Rd. Diky Candra Negara menyatakan bahwa Kota Tasikmalaya telah membentuk 69 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan. “Kami telah membentuk 69 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan, dan akan terus meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Presiden RI, Prabowo Subianto, juga telah meluncurkan program Koperasi Merah Putih secara nasional pada Juli 2025 lalu. Program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa dan mengurangi kemiskinan.
Dengan demikian, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa dan mengurangi kemiskinan di Indonesia, “harapnya(KRIS)












